Menguras Minyak Rem Kendaraan Juga Penting, Kalau Tidak Bisa Bahaya

Resiko sangat besar menanti kendaraan anda baik mobil maupun motor bila piranti satu ini bermasalah, sehingga sistem pengereman pada kendaraan

Menguras Minyak Rem Kendaraan Juga Penting, Kalau Tidak Bisa Bahaya
istimewa
Servis motor di AHASS Astra Motor Balikpapan yang berlokasi di Jl. MT. Haryono No. 101-105 Kec. Gn Bahagia, Balikpapan Selatan. Dalam servis juga harus memperhatikan untuk mengganti minyak rem baik untuk sepeda motor maupun mobil 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA-Resiko sangat besar menanti kendaraan anda baik mobil maupun motor bila piranti satu ini bermasalah, sehingga sistem pengereman pada kendaraan memiliki peranan yang sangat penting. 

Untuk itu, sudah menjadi satu kewajiban bagi pemiik kendaraan baik motor maupun motor untuk memperhatikan sistem pengereman.

Mengenai rem mobil perawatannya tidak begitu sulit, tapi yang patut dipahami adalah mengganti kampas rem saja tidaklah cukup.

Pemilik juga harus perhatikan kualitas dan kondisi minyak rem yang sejatinya berfungsi untuk meredam panas gesekan antara cakram dengan kampas.

Stanley Tjhie, Business Director PT Laris Chandra selaku importir minyak rem STP di Indonesia menyatakan, bila minyak rem gagal menjalankan fungsinya maka risiko berkendara terbuka lebar seperti rem blong.

Jadi, baiknya minyak rem tidak hanya ditambahkan saja tapi juga dikuras sesekali.

" Minyak rem itu memiliki titik didih, terlebih ketika pengereman dilakukan. Saat tercampur air (karena menguap), titik didih minyak rem tadi akan berkurang dan mempengaruhi performa rem.

Jadi baiknya lakukan pengurasan paling tidak ketika kendaraan sudah menempuh jarak 20.000 kilometer.

"Bila tidak dikuras, daya pengereman yang berkurang berkurang tadi bisa menyebabkan rem blong, saluran minyak rem jadi karat, sampai master rem bisa bermasalah," ucap Stanley.

Selain dari jarak, mendeteksi tanda-tanda minyak rem harus dikuras juga bisa dilihat secara kasat mata. Yaitu, warna minyak rem mulai keruh, tidak bening ataupun kekuningan.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved