Bupati Kukar 'Dimerahkan' PDIP Kaltim? Niat Nyalon Lagi di Pilbub Kukar 2020
Kedatangan Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah jadi perhatian di Konfercab dan Konferda PDIP Kaltim di Balikpapan, Sabtu (13/7/2019).
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kedatangan Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah jadi perhatian di Konfercab dan Konferda PDIP Kaltim di Balikpapan, Sabtu (13/7/2019).
Dalam sambutannya Ketua DPD PDIP Kaltim, Irjen Pol (purn) H Safaruddin sempat memberikan sinyalemen yang bersangkutan bakal di 'PDIP-kan'.
"Ada undangan bapak (Bupati Kukar) datang ke sini? Perasaan saya diundang tapi mau jadi PDIP," seloroh Safaruddin dalam sambutannya yang langsung disambut tepuk tangan.
"Kalau mau menang di Kukar masuk PDIP," tambah mantan Kapolda Kaltim di hadapan ratusan kader partai.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut, usai pembukaan Konfercab dan Konferda V PDIP Kaltim, Safaruddin mengatakan yang pasti setiap calon kepala daerah bakal dilakukan survey partai, sekaligus penjaringan.
"Kita lihat survey seperti apa nanti," katanya.
Saat ditanya apakah Edi Damansyah sudah dimerahkan, Safaruddin mengatakan bakal melihat situasi dan dinamika politik yang berkembang.
"Belum di-PDIP-kan, orang Pak Rizal juga hadir tadi, biasa saja. Kalau soal tadi, kita lihat situasi, apakah dia mau pakai PDIP, tahap berikutnya mau masuk atau tidak," ucapnya.
Namun tak ada kewajiban bagi calon kepala daerah yang ingin diusung PDIP masuk berseragam 'merah'. Tetap melalui proses penjaringan partai sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Yang jelas dia (Edi Damansyah) maju Bupati. Berniat juga memakai perahu PDIP. Sudah ada bicara. Sudah meminta, iya. Itu keputusan DPP," jelasnya.
Sementara Edi Damansyah selaku Bupati Kukar saat dimintai tanggapan, lebih banyak berkelit. "Saya nggak ngerti. Tanya beliau saja dan saya undangan saja. Konfirmasi ke beliau, supaya nggak salah-salah. Diundang sebagai bupati, silaturahmi," ungkapnya.
Terkait sinyal kuat dukungan PDIP, Edi juga melontarkan kata yang sama,"Tanya beliau (Safaruddin) saja, kan, beliau yang ngomong. Tanya beliau. Saya hadir sebagai bupati," tuturnya.
Kendati demikian, Edi mengaku tengah mempersiapkan diri untuk maju pada Pemilukada Kukar 2020 mendatang. Saat ini dirinya mengaku intens melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lainnya, tak hanya PDIP.
"Kalau rakyat Kukar mendukung, ya, kita persiapkan," ucapnya.
"Belum ke sana, sih. Siapa pun punya kesempatan. Kita maju (Pemilu) asal teman-teman media mendukung," jawabnya, saat ditanya soal posisi calon wakil bupati di Pilbup Kukar 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-kukar-edi-damansyah-di-panggung-konfercab-dan-konferda-v-pdip-kaltim.jpg)