Reka Ulang Pembunuhan Sadis di Balikpapan Terkendala Komunikasi, Ini Penyebabnya

Sebanyak 30 adegan diperagakan Surya Nata Kesuma alias Reza (30) dan Rani Maulana (30), tersangka kasus penganiayaan berujung tewasnya Marco

Reka Ulang Pembunuhan Sadis di Balikpapan Terkendala Komunikasi, Ini Penyebabnya
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
REKONTRUKSI KEJADIAN - Petugas Kepolisian Polsek Utara mendampingi dua tersangka saat akan melaksanakan rekonstruksi pembunuhan marco di kawasan Ruko Muara Rapak, Jumat (12/7). Reka ulang kasus pembunuhan dimana korban dan dua orang tersangka adalah penyandang disabilitas ini dilakukan dengan 30 adegan dengan adegan inti saat tersangka Reza dan Rani memepet kendaraan korban, kemudian memukul kepala korban sehingga terjatuh dari seoeda motornya kemudian kembali mendatangi korban untuk kembali memukul dan menendang korban 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 30 adegan diperagakan Surya Nata Kesuma alias Reza (30) dan Rani Maulana (30), tersangka kasus penganiayaan berujung tewasnya Marco Fernando Mancini Singal (32), Jumat (12/7).

"Ada 30 adegan. Ada tambahan lima adegan berdasarkan keterangan tersangka maupun saksi. Jadi ada tambahan yang sudah kita catat," kata Panit I Reskrim Polsek Balikpapan Utara Iptu Nikson Sitompul.

Adegan tambahan itu, mulai perencanaan yang dilakukan pelaku hingga alat yang digunakan pelaku.

REKONTRUKSI KEJADIAN - Dua tersangka 1 memerankan adegan puncak saat memukul korban pada rekontruksi pembunuhan marco di kawasan Ruko Muara Rapak, Jumat (12/7). Reka ulang kasus pembunuhan dimana korban dan dua orang tersangka adalah penyandang disabilitas ini dilakukan dengan 30 adegan dengan adegan inti saat tersangka Reza dan Rani memepet kendaraan korban, kemudian memukul kepala korban sehingga terjatuh dari sepeda motornya kemudian kembali mendatangi korban untuk memukul dan menendang korban untuk kedua kalinya
REKONTRUKSI KEJADIAN - Dua tersangka 1 memerankan adegan puncak saat memukul korban pada rekontruksi pembunuhan marco di kawasan Ruko Muara Rapak, Jumat (12/7). Reka ulang kasus pembunuhan dimana korban dan dua orang tersangka adalah penyandang disabilitas ini dilakukan dengan 30 adegan dengan adegan inti saat tersangka Reza dan Rani memepet kendaraan korban, kemudian memukul kepala korban sehingga terjatuh dari sepeda motornya kemudian kembali mendatangi korban untuk memukul dan menendang korban untuk kedua kalinya (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Tersangka membunuh Marco lantaran kesal dengan tantangan korban yang mengajak mereka berduel.

Dari rekonstruksi tersebut, diketahui tersangka menghabisi nyawa korban Marco dengan sadis. Korban tak hanya dipukul kepalanya dengan sebatang besi padat, saat korban jatuh kedua tersangka kembali menghantamkan besi, lalu menginjak kepala korban.

Jalannya rekonstruksi bukan tanpa kendala, bahkan sedikit memakan waktu, lantaran terkendala cara komunikasi antara petugas dengan tersangka. Seperti diketahui tersangka merupakan penyandang tuna rungu dan tuna wicara. (bie)

Selengkapnya Baca Koran Tribun Kaltim Edisi Sabtu (13/7)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved