Gerhana Bulan
Gerhana Bulan Parsial Rabu Dini Hari Nanti, Dapat Dilihat dari Indonesia, Ini Periode Waktunya
Gerhana bulan parsial atau gerhana bulan sebagian akan dapat dilihat Rabu (17/1/2019) dini hari nanti waktu Indonesia.
TRIBUNKALTIM.CO - Minggu ini, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan gerhana bulan terakhir di tahun 2019.
Gerhana bulan parsial atau gerhana bulan sebagian akan dapat dilihat Rabu (17/1/2019) dini hari nanti waktu Indonesia.
Gerhana bulan parsial ini juga dapat dilihat dari Amerika Serikat, Eropa, Afrika, Asia, dan Australia.
Satu-satunya wilayah yang tidak dapat melihat gerhana bulan parsial ini adalah Ameria Utara hingga Amerika Serikat.
Demikian seperti dilansir dari VoA melalui Kompas.com.
Gerhana bulan merupakan peristiwa terhalanginya penampakan bulan oleh bayangan Bumi sehingga cahaya Matahari tidak sampai ke Bulan.
Peristiwa ini bisa terjadi hanya jika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus.
Nah, garis lurus antara Matahari, Bumi, dan Bulan kali ini menghasilkan gerhana bulan sebagian karena bulan akan sedikit miring dari garis langsung bayangan Bumi.
Gerhana bulan parsial ini terjadi dua minggu setelah gerhana matahari total terlihat di Amerika Selatan.
Fenomena ini mengikuti pola astronomi khas gerhana bulan yang terjadi dalam dua minggu setelah gerhana matahari.
Menurut Marufin Sudibyo, astronom amatir di Indonesia fenomena gerhana bulan besok dini hari spesial dan sayang untuk dilewatkan.
"Ini adalah gerhana Bulan terakhir di 2019, sekaligus gerhana bulan kasatmata terakhir hingga setidaknya dua tahun ke depan," ujar Marufin kepada Kompas.com, Senin (15/7/2019).
Para pakar pun meramalkan, tidak akan ada gerhana bulan total lainnya hingga bulan Mei 2021.
"Pada 2020 ada empat gerhana bulan, tapi semuanya gerhana samar (penumbral) yang nyaris tak bisa dibedakan dengan purnama sempurna biasa kecuali oleh pengamat berpengalaman atau dengan menggunakan bantuan kamera DSLR atau teleskop," imbuh Marufin.
Waktu Gerhana Bulan Parsial Muncul di Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-gerhana-bulan-rabu-dini-hari-nanti-ada-gerhana-bulan-parsial.jpg)