Arswendo Meninggal Dunia
Mengenang Arswendo Atmowiloto Lewat Keluarga Cemara, Serial Legendaris Indonesia
Drama keluarga Keluarga Cemara yang ditulis Arswendo Atmowiloto ini populer di televisi Indonesia pada era 1990 hingga 2000-an awal.
TRIBUNKALTIM.CO - Mengenang Arswendo Atmowiloto Lewat Keluarga Cemara, Serial Legendaris Indonesia
Maestro drama Keluarga Cemara, Arswendo Atmowiloto meninggal dunia, Jumat (19/7/2019) sore.
Nama Arswendo Atmowiloto tentu lekat dengan Keluarga Cemara dan akan selalu dikenang.
Drama keluarga Keluarga Cemara yang ditulis Arswendo Atmowiloto ini populer di televisi Indonesia pada era 1990 hingga 2000-an awal.
Dikuti dari Harian Kompas, 6 Januari 2019, kisah ini berawal dari buku yang ia tulis sejak tahun 1970-an.
Arswendo Atmowiloto mengisahkan, saat awal ia menjajakan ide itu menjadi serial, tidak banyak orang yang berminat.
Menurut dia, saat itu, mereka menginginkan cerita dengan genre horor.
"Kok enggak ada hantunya? Enggak ada santetnya? Saya bilang Indonesia enggak butuh santet banyak," ujar Arswendo Atmowiloto.
Dia memaparkan, Keluarga Cemara mengisahkan tentang nilai kejujuran sebuah keluarga kecil yang hidup jauh dari hiruk pikuk Ibu Kota.
Cerita ini pun mulai digemari dan menjadi favorit khalayak pada waktu itu.
Baca Juga:
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia, Jenazah Akan Dimakamkan di San Diego Hills
KABAR DUKA: Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Prostat
Tayangan ini pernah menjadi serial yang selalu dinanti di akhir pekan.
Setiap kalimat yang keluar dari sosok Abah dan Emak kepada anak-anaknya selalu terpatri dalam ingatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kabar-duka-arswendo-atmowiloto-meninggal-dunia-setelah-berjuang-melawan-kanker-prostat.jpg)