Dicap Penista Agama, dan Dibenci Emak-emak Karena Cerai, Ahok Ungkap Peluangnya Jadi Menteri Jokowi

Pernah berstatus sebagai narapidana kasus penista agama, berpengaruh pada peluang Ahok jadi Menteri Jokowi, ini dibahas oleh Basuki Tjahaja Purnama

Dicap Penista Agama, dan Dibenci Emak-emak Karena Cerai, Ahok Ungkap Peluangnya Jadi Menteri Jokowi
HO - Masyarakat Adat Dayak Kalimantan Timur
Puput Nastiti dalam balutan baju adat Dayak. Puput Nastiti mendampingi Ahok saat kunjungan ke Samarinda, Kalimantan Timur. Ahok dan Puput Nastiti mendapat nama kehormatan Dayak, Sabtu (13/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Dicap Penista Agama, dan Dibenci Emak-emak Karena Cerai, Ahok Ungkap Peluangnya Jadi Menteri Jokowi.

Pernah berstatus sebagai narapidana kasus penista agama, berpengaruh terhadap peluang Ahok jadi Menteri Jokowi, hal ini dibahas sendiri oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Selain status narapidana kasus penista agama, Ahok juga sadar dirinya dibenci emak-emak karena bercerai dari Veronica Tan dan menikah dengan Puput Nastiti Devi

Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sadar betul pernah berstatus sebagai narapidana kasus penistaan agama.

Oleh karenanya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan tidak mungkin ia menjadi menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin.

"Saya tidak mungkin jadi menteri, saya kan sudah cacat di Republik ini. Bukan pesimistis, tapi saya memberi tahu fakta dan kenyataan," kata Ahok usai acara penghargaan Roosseno Award di Jakarta pada Senin (22/07/2019).

Ahok juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan mungkin mengambil jabatan orang lain. Sebab, dia sadar namanya tak lagi harum.

Dia mengacu pada kasus penodaan agama yang pernah menjeratnya. Ahok pernah ditahan selama 2 tahun karena terbukti bersalah dalam kasus itu.

"Orang mayoritas beragama sudah mencap saya penista, masyarakat kelas menengah terutama ibu-ibu marah karena urusan perceraian saya dan pernikahan saya. Kalau di gereja saja, semua lihat saya kayak saya ini sesat," katanya.

Ahok mengatakan ke depan, dia tetap ingin membantu rakyat dengan caranya sendiri. Salah satunya dia mengatakan ingin menjadi pembawa acara (host) di stasiun televisi.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved