Pencarian Appang Tercebur di Sungai Naga Tanjung Selor, Sempat Terlihat Speedboat Berputar-putar
Informasi hilangnya Appang diinformasikan warga sekitar lokasi kejadian kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan pukul 16.00.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Proses pencarian nelayan bernama Yahuddin (52) alias Appang yang diduga terjatuh di perairan Sungai Naga, Desa Apung, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara belum membuahkan hasil hingga petang ini, Selasa (23/7/2018).
Yahuddin merupakan petambak asal Kota Tarakan dinyatakan hilang di perairan Sungai Naga, sejak Senin (22/7/2019) sekitar pukul 14.00 siang.
Informasi hilangnya Yahuddin diinformasikan warga sekitar lokasi kejadian kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan pukul 16.00 Wita.
"Anggota kami bersiap-siap kemudian bergerak menuju lokasi yang diduga hilangnya korban," kata Fatokah, Kepala BPBD Bulungan, Selasa (23/7/2019) kepada Tribunkaltim.co.
Masyarakat setempat awalnya melihat speedboat berputar-putar.
Anehnya, speedboat tersebut tanpa motoris.
"Diduga motoris (Yahuddin) itu jatuh, akhirnya masyarakat melaporkan kepada kami," ujarnya.
Sebanyak 15 speeboat melakukan pencarian sejak pagi hingga sore tadi di Sungai Naga.
Hasilnya masih nihil.
Tim pencari yang terdiri atas BPBD Bulungan, Polres Bulungan, Basarnas Kota Tarakan, dibantu warga sekitar rencananya akan melanjutkan pencarian esok hari (24/7/2019).
"Sampai petang ini, kita belum dapatkan hasil. InsyaAllah besok kita lanjutkan," ujarnya.
Titik pencarian juga akan diperluas lebih dari 1 mil dari dugaan titik sentral hilangnya Yahuddin.
Kemudian, setelah itu, tidak selang lama, Tim SAR Gabungan diinformasikan berhasil menemukan jasad Yahuddin, petambak asal Kota Tarakan yang hilang di perairan Sungai Naga, Desa Apung, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara.
Dalam pesan berantai tertanda Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan tersebut, Yahuddin diinformasikan telah ditemukan pada pukul 17.05 dalam kondisi telah meninggal dunia.
"PD TW 0723 17.05 H Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban sejauh 500 meter ke arah muara dari lokasi pertama dalam kondisi meninggal dunia," tulis pesan tersebut, Selasa (23/7/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tanjung-selor_kendaraan-bocah-desa_20160926_105202.jpg)