Sabtu, 9 Mei 2026

8 Pedansa Balikpapan Perkuat Kaltim di Pra PON, Target Lolos PON di Papua

Cabang olahraga dansa menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/HO
Atlet dansa Balikpapan saat menjalani tes fisik di Stadion Palaran Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Cabang olahraga dansa menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

Setiap kontingen diwajibkan mengikuti pra kulaifikasi PON yang akan berlangsung di Bali, 15-19 Agustus mendatang.

Balikpapan menyumbangkan 8 atlet dari total 15 atlet yang mengikuti Pra PON di Bali tersebut.

Ketua Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Balikpapan, Agus Kencana optimistis dengan atlet Balikpapan yang mengikuti Pra PON.

Ia  sangat yakin anak asuhnya tersebut bisa lolos Pra PON. Saat ini atletnya bersama skuat dansa Kaltim sedang melakukan pemusatan di Samarinda sebelum bertolak ke Bali.

"Sangat optimistis atlet kita bisa tampil maksimal di Pra PON. Paling tidak ada Pedansa kami yang tembus tampil di PON. Selain Balikpapan ada daerah lain juga seperti Kutim, Kukar, dan Samarinda yang masuk di skuat Pra PON," kata Agus Kencana kepada Tribunkaltim.co, Jumat (26/7/2019).

Peluang untuk lolos sendiri tentunya ada pada kelas syncronize, beat dan tradisional. Mengingat Balikpapan sejauh ini unggul di tiga kelas tanding tersebut saat mengikuti kejuaran daerah.

Sementara itu, pada Pra PON ini dansa sangat berbeda dibanding cabor lain. Sistem zona diterapkan pada gelaran Pra PON tersebut. Kalimantan Timur sendiri akan bersaing dengan Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

Agus pun sudah memberikan instruksi kepada atletnya terkait persaingan di zona tersebut. Tentunya Sulawesi Selatan yang sejauh ini sangat diunggulkan.

Hal itu lantaran Sulawesi Selatan menjadi daerah peraih medali terbanyak di setiap Kejuaraan nasional maupun open.

"Yang paling terpenting itu adalah mental atlet ketika bertanding. Kalau atlet punya mental, pasti dia akan lebih percaya diri saat tampil," tambah Agus.

Cabor dansa tentu perlu meningkatkan raihan medali di event PON. Pada gelaran PON Jawa Barat 2016 lalu, Kaltim hanya mampu membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu. Kedua medali itu diraih pedansa Balikpapan, Ridwansyah. (*)

Subscribe YouTube newsvideo tribunkaltim:

Baca juga:

Merasa Bukan Hak, Megawati Tak Bisa Penuhi Keinginan Prabowo saat Bertemu, Minta Langsung ke Jokowi

TIMNAS INDONESIA U 15, Bima Sakti Minta Dukungan dan Doa, Berjuang di Piala AFF U-15 2019

Polisi Tembak Polisi Saat Tangani Terduga Pelaku Tawuran, 4 Kali Terdengar Letusan Senjata Api

Sempat Dijuluki Ibu Cinta Karena Adopsi 118 Anak, Ternyata Penipu dan Cuma Jadi Kedok Raup Uang

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Idul Adha 2019, Simak Keutamaan dan Niatnya

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved