Hari Mangrove Internasional

Kalimantan Timur Miliki Mangrove Terbesar di Indonesia, Begini Kondisinya Saat ini di Delta Mahakam

Besarnya aktivitas pertambakan tidak terlepas secara ekonomi, pasalnya produksi udang windu di kawasan tersebut merupakan yang terbesar di Indonesia.

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/Christoper D
Ekosistem mangrove di Delta Mahakam. Aktivitas pembukaan lahan untuk tambak jadi salah satu sebab mangrove perlahan-lahan mulai habis, Sabtu (27/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Provinsi Kalimantan Timur atau Kaltim, Indonesia, jadi salah satu wilayah di dunia yang terdapat ekosistem mangrove.

Berdasarkan data yang ada, salah satu kawasan ekosistem hutan mangrove yang terbesar di Indonesia terletak di kawasan Delta Mahakam, Kalimantan Timur.

Delta Mahakam terdiri atas 64 pulau kecil (delta) dengan luas luas kurang lebih 113,503.77 hektar, dengan tutupan lahan (vegetasi) sebesar 37,73 persen.

Demikian disampaikan oleh Regional Director of Asia and Country Representatitve Planete Urgence Indonesia, Yuyun Kurniawan  kepada Tribunkaltim.co pada Sabtu (27/7/2019) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Dia jelaskan, sekitar 54,17 persen wilayah telah berubah menjadi lahan pertambakan atau empang, kegiatan ekonomi lain sebesar 4,04 persen pemanfaatan untuk perumahan atau perkampungan dan lahan terbuka sebesar 0,88 persen dan sisanya 3.16 persen adalah lahan rawa.

Secara administratif, kawasan Delta Mahakam berada dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara di Kecamatan Anggana, Muara Jawa, dan Sanga-Sanga dan telah dikelola secara bersamaan melalui pendekatan yang berbeda-beda oleh para pihak yang bekerja di wilayah Delta Mahakam.

Nah, Delta Mahakam merupakan suatu kawasan delta yang terbentuk akibat adanya endapan di muara Sungai Mahakam dengan Selat Makassar, Kalimantan Timur.

Kawasan ini merupakan salah satu ekosistem pertemuan antara ekosistem air tawar (freshwater) dari darat dan salinitas dari Selat Makassar yang dibawa oleh tenaga pasang surut saat pasang.

Hutan mangrove merupakan ekosistem langka, yang terdapat di perbatasan antara darat dan laut. Ekosistem ini berkontribusi pada kesejahteraan, keamanan pangan, dan perlindungan masyarakat pesisir di seluruh dunia.

Nah, mangrove mendukung keanekaragaman hayati dan menyediakan habitat pembibitan untuk ikan dan krustasea (binatang air berkulit keras seperti udang dan kepiting, red).

Mangrove juga sebagai bentuk pertahanan pantai alami terhadap gelombang, tsunami, maupun naiknya permukaan laut dan erosi.

Ekosistem mangrove di Delta Mahakam, Kalimantan Timur pada Sabtu (27/7/2019) sore.
Ekosistem mangrove di Delta Mahakam, Kalimantan Timur pada Sabtu (27/7/2019) sore. (TribunKaltim.Co/Christoper D)

Tanahnya merupakan penyerap karbon yang sangat efektif, menyerap banyak karbon.

Mangrove menghilang tiga hingga lima kali lebih cepat dari pada hutan global secara keseluruhan, dengan dampak ekologis dan sosial-ekonomi yang serius.

Perkiraan saat ini menunjukkan bahwa cakupan mangrove telah berkurang separuh dalam 40 tahun terakhir.

Kata Regional Director of Asia and Country Representatitve Planete Urgence Indonesia, Yuyun Kurniawan menjelaskan, kondisi saat ini hutan mangrove di delta Mahakam telah mengalami degradasi cukup besar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved