Bupati Aceh Besar Minta Penerbangan di Hari Idul Adha Ditutup, Ini Alasannya
meminta agar penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar dihentikan saat hari Raya atau Lebaran.
TRIBUNKALTIM.CO-Melaksanakan Hari Raya Idul Adha bersama keluarga merupakan impian semua umat Muslim termasuk para petugas di bandara udara.
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali itu melayangkan surat kepada PT Angkasa Pura II agar, semua maskapai diharapkan menghentikan landing maupun take off mulai pukul 00.00 WIB sampai 12.00 WIB.
Bahkan ia meminta agar penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar dihentikan saat hari Raya atau Lebaran.
PT Angkasa Pura II pun memberi sinyal positif bahwa akan menyanggupi permintaan Bupati Aceh Besar itu.
Meskipun mereka harus mengkaji dulu, agar tidak berdampak ke masyarakat.
Namun di sisi lain banyak warga Aceh yang memilih mudik saat hari lebaran karena harga tiket relatif terjangkau.
Ternak Berkeliaran di Pusat Kota, Pemko Banda Aceh Berlakukan Sanksi Tegas, Ini Pilihan Tindakannya
Penghentian Penerbangan Saat Lebaran, Angkasa Pura Sambut Baik dan Akan Mengkaji
Polda Aceh Kabulkan Permohonan Penangguhan Keuchik Munirwan, Ketua Nisam Serantau Respons Begini
Menanggapi hal ini, Mawardi Ali saat konferensi pers di kediaman pribadinya di Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (27/7/2019) memang tidak menampiknya jika ada warga yang mudik saat lebaran.
Namun, katanya, tidak selamanya juga tiket murah itu terjadi saat hari H hari raya.
Bupati menjelaskan, kebijakan menghentikan penerbangan saat lebaran tidak melihat dari sisi tiket murah saat Lebaran.
Namun mereka melihat dari sudut pandang kepada penegakan syiar Islam dan keinginan pekerja bandara untuk bisa shalat ied dan berkumpul bersama keluarga.
Karena selama ini bupati banyak mendapat keluhan sejumlah pekerja di otoritas bandara karena mereka harus bekerja saat Lebaran.
Sehingga tidak bisa melaksanakan shalat ied dan berkumpul dengan keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/surat-yang-dikirimkan-bupati-aceh-besar.jpg)