Mulki Tenggelam di Perairan Desa Rantau Panjang Paser, Diduga Terjatuh dari Kapal

Pencarian ini barawal dari laporan kapten kapal pukul 14.00 tentang adanya kejadian seorang ABK-nya jatuh di sungai.

Mulki Tenggelam di Perairan Desa Rantau Panjang Paser, Diduga Terjatuh dari Kapal
Tribunkaltim.co/HO BPBD Paser
Upaya pencarian ABK yang terjatuh di sungai tim gabungan BPBD Paser, Polres Paser dan Kodim 0904/Tng, Selasa (30/7/2019) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Paser, Polres Paser dan Kodim 0904/Tng, Selasa (30/7/2019), sekitar 07.50 Wita, berhasil menemukan jasad Mulki (28) yang dilaporkan hilang Minggu (28/7/2019) di perairan Desa Rantau Panjang Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Pukul 07.30 Wita, anggota kita melakukan penyisiran dari Pelabuhan Pariwisata Tanah Grogot ke Ranau Panjang, Kalimantan Timur.

"Nah, 20 menit kemudian, tim menemukan jasad korban," kata Kepala Pelaksana BPBD Paser Edward Effendi kepada Tribunkaltim.co.

Jasad korban, lanjut Edward, dibawa ke Mortuari RSUD Panglima Sebaya.

Bong, Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kedang Kepala Kutai Timur Ditemukan Meninggal Dunia

"Ini kewenangan Polres Paser, kita membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk divisum," ucapnya.

Upaya pencarian sendiri menurut Edward, sudah dilakukan sejak pukul 19.30 Wita, Minggu (28/7/2019), dengan menyebar 3 Armada (1 Speed Boat & 2 Perahu Ketinting) di beberapa titik yang telah di tentukan.

Pukul 23.00 Wita pencarian dihentikan dan dilanjutkan pagi hari.

Pencarian ini berawal dari laporan kapten kapal pukul 14.00 tentang adanya kejadian seorang ABK-nya jatuh di sungai.

Karena saat kapal berangkat pukul 02.00, korban masih ada di kapal.

Bahkan sempat menelpon temannya di daratan.

Tapi ketika ditelpon balik temannya pukul 03.00 Wita.

"No ponsel korban tidak aktif lagi," terangnya.

Kapten dan awak kapal baru menyadari Mulki tidak ada di kapal pukul 06.25.

Mulki dicari karena tenaganya dibutuhkan, tapi dia ada di kapal.

Akhirnya kapten memutuskan kembali, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Paser.

"Dan kita menindaklanjuti dengan pencarian," tambahnya.

Penulis: Sarassani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved