Jumat, 8 Mei 2026

KPAI Anggap Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Djarum Foundation Eksploitasi Anak Terselubung

kegiatan audisi beasiswa bulutangkis Djarum Foundation di GOR KONI Bandung termasuk dalam bentuk eksploitasi anak secara terselubung.

Tayang:
TRIBUN KALTIM
Peserta Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 di Balikpapan saat menunggu pengumuman hasil babak screening di GOR Hevindo, Rabu (6/5/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Kesehatan dan NAPZA, Sitty Hikmawatty menyatakan kegiatan audisi beasiswa bulutangkis Djarum Foundation di GOR KONI Bandung termasuk dalam bentuk eksploitasi anak secara terselubung.

Sitty Hikmawaty menyatakan kegiatan yang melibatkan anak-anak dan disponsori oleh industri rokok merupakan termasuk bentuk eksploitasi anak secara terselubung.

//

KPAI Memang pernah memanggil pihak Djarum Foundation terkait hal tersebut, namun menurutnya pengertian eksploitasi harus merujuk pada payung hukum yang ada di Indonesia.

"Pihak Djarum memang menolak dikatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk eksploitasi, tapi tentu saja patokan eksploitasi ini harus kembali merujuk pada undang-undang ataupun payung hukum yang ada di Indonesia, bukan atas persepsi pihak tertentu," ujarnya seperti dikutip BolaSport.com dari Antara News.

Pihak KPAI, lebih lanjut sangat menyayangkan audisi tersebut.

Mereka meminta Djarum Foundation untuk segera menghentikan kegiatan audisi yang masih akan dilaksanakan di beberapa kota selain Bandung.

 "KPAI sudah menyurati beberapa kementerian dan lembaga yang memiliki korelasi kuat dengan upaya perlindungan sepenuhnya anak dari eksploitasi rokok," kata Sitti.

Menurutnya, anak-anak harusnya tidak dipapari oleh iklan rokok dan dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, harusnya memfasilitasi kegiatan olahraga seperti Bulu Tangkis, bukan pihak swasta seperti Djarum.

"Tentu upaya-upaya untuk membatasi dan mengatasi keterpaparan anak oleh rokok harus lebih digiatkan lagi," ujar Sitti.

"Berikan perlindungan sepenuhnya pada anak dengan menjaga mereka dari bentuk-bentuk kegiatan yang tanpa disadari justru malah merupakan sebuah bentuk eksploitasi terselubung," tambahnya.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 digelar di Bandung pada 28-30 Juli 2019.

Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang baru saja memutuskan gantung raket, Liliyana Natsir turut hadir sebagai salah satu tim pencari bakat dari PB Djarum.

Dilansir BolaSport.com dari PBDjarum.org, audisi pertama di kota kembang tersebut memunculkan 24 atlet yang meraih Super Tiket tahap Final dari 705 atlet yang mendaftar.

Para peserta yang lolos dan mendapat Super Tiket merupakan atlet putra dan putri dari kelompok U-11 dan kelompok U-13 yang melampaui dua pertandingan dengan meraih hasil kemenangan di tahap turnamen.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved