Liga Indonesia
Borneo FC vs PSS Sleman Bukan Eksperimen, Ini Penjelasan Mario Gomez Soal Formasi yang Dipakai
Dijelaskan oleh Mario Gomez bahwa tim pelatih tidak sedang melakukan 'eksperimen' mengenai penggunaan formasi tersebut.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Memang diakui dalam laga Borneo FC vs PSS Sleman, Minggu (4/8/2019) sore skuad berjuluk Pesut Etam itu dalam keadaan kekuarang pemain.
Mengapa tidak, ada 7 pemain andalan mereka yang absen karena berbagai alasan.
Di antaranya cedera dan akumulasi kartu.
Bahkan dalam laga yang berlangsung ketat didepan publik Samarinda itu, pelatih anyar asal Argentina, Mario Gomez memasang tiga pemain di lini belakang.
Di antaranya Abdul Rahman, Firdaus, dan Nurdiansyah.
Untuk Firdaus dan Nurdiansyah menjdi debut perdana mereka di Liga 1 2019, menggantikan dua pemain asing Jan Lammers yang cedera.
Javlon Guseynov karena akumulasi kartu dan juga Diego Michiel.
Dijelaskan oleh Mario Gomez bahwa tim pelatih tidak sedang melakukan 'eksperimen' mengenai penggunaan formasi tersebut.
Karena memang hal tersebut menjadi strategi timnya.
Dan yang utama karena kekurangan pemain untuk lini tersebut.
"Ya karena efek kekurang pemain. Namun mereka yang menggantikan bermain bagus, mereka terus berkembang, dan perlu mendapatkan kesempatan lebih kedepannya," ungkapnya.
Sementara itu, mengenai peluang Ambrizal Umanailo dalam laga sore tadi, menurut Gomez, Umay (Ambrizal Umanailo) sudah bermain dengan sangat baik.
Hanya saja tidak mendapatkan pilihan untuk bisa mengeksekusi kesempatan di depan gawang kiper PSS Sleman, Ega Rizky saat itu.
"Dia mendapatkan kesempatan, tapi tidak ada pilihan (peluang). Saat dia tidak dia mendapatkan pilihan tersebut, dia tidak bisa mengumpan," jelasnya.
Selanjutnya Pesut Etam akan kembali berlaga kandang.
Kali ini mereka akan menjamu PSM Makassar pada 10 Agustus 2019 di Stadion Segiri Samarinda.
Tidak Bermain Sesuai Arahan
PSS Sleman mendapatkan 1 poin usai imbang 2-2 dari tuan rumah Borneo FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 yang berlangsung, Minggu (4/8/2019) di Stadion Segiri Samarinda.
Diakui oleh pelatih kepala PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, bahwa dibabak pertama, pemainnya bermain tidak sesuai arahan yang ia berikan.
Bahkan terkesan keteteran lewat gempuran tim tuan rumah.
Beruntung diakhir babak pertama, Brian Ferreira sukses mencetak gol dimenit perpanjangan waktu 45+2.
• Hasil Akhir Borneo FC vs PSS Sleman Liga 1 2019, Tuan Rumah Harus Rela Berbagi Poin Usai Imbang 2-2
• Hasil Babak Pertama Liga 1 2019 Borneo FC vs PSS Sleman, Tuan Rumah Tertinggal 0-1
"Babak pertama sangat membingungkan, karena apa yang saya inginkan cukup berbeda jauh. Saya fikir kendalanya mungkin adalah kebugaran jadi pergerakan pemain sangat lamban," serunya.
Tambah Seto, sebelum laga dirinya sudah mengarahkan untuk timnya bisa mengatur tempo laga.
Namun, malah PSS Sleman yang mengikuti tempo permainan tuan rumah.
Meski begitu ia tetap bersyukur bisa mencuri poin di kandang Pesut Etam.
"Tapi diawal saya sampaikan kita yang atur tempo tapi tidak berjalan baik. Saya akan komunikasi kepada pemain nantinya. Dan ini menjadi bahan evaluasi. Bukan hal mudah dapatkan poin di kandang Borneo FC," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mario-gomezz.jpg)