Setelah Tembak Mati Polisi, Perampok Tak Bisa Berenang Ini Lompat ke Sungai dengan Tangan Terborgol

Nasib tragis dialami Jeni (44), pelaku penembakan terhadap Bripka Afrizal di Mesuji Ogan Komering Ilir.

Setelah Tembak Mati Polisi, Perampok Tak Bisa Berenang Ini Lompat ke Sungai dengan Tangan Terborgol
Kompas.com/ AMRIZA NURSATRIA
Bripka Afrizal tewas ditembak saat ingin menangkap pelaku perampokan 

TRIBUNKALTIM.CO - Perampok yang mengekskusi Aipda (Anumerta) Afrizal, Jeni (44) akhirnya bernasib sama.

Karena tak mampu berenang, penjahat yang dikenal sadis itu tewas tenggelam saat berusaha kabur setelah ditangkap Ditreskrimum Polda Sumsel dan Sat Reskrim Polres OKI.

Nasib tragis dialami Jeni (44), pelaku penembakan terhadap Bripka Afrizal di Mesuji Ogan Komering Ilir.

Pelaku ditangkap di wilayah hukum Way Kanan Lampung, Kamis (1/8/2019).

Jeni tewas tenggelam saat kabur.

Awalnya polisi sudah menangkap Jeni di wilayah Way Kanan.

Seusai ditangkap, rupanya Jeni berupaya melarikan diri.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi menerangkan, tersangka berupaya melarikan diri saat tiba di wilayah Belitang OKU Timur.

"Jeni dengan tangan terborgol, kabur dan kemudian ia terperosok ke sungai hingga tenggelam," jelasnya.

Karena tak bisa berenang, Jeni akhirnya meregang nyawa.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved