Jumat, 10 April 2026

Hewan Kurban

Sapi Limosin Milik Warga Balikpapan ini Beratnya 1 Ton, Makannya Telur Bebek dan Minum Jamu

SAPI jenis limosin milik Abdul Muis mungkin menjadi sapi kurban terberat dan termahal harganya se Kota Balikpapan.

Editor: Sumarsono
Tribunkaltim.co/Fachmi Rachman
Sapi limosin dagangan hewan Qurban Idul Adha 2019 di kawasan Jl Straat III Kampung Timur Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (4/8/2019) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO - SAPI jenis limosin milik Abdul Muis mungkin menjadi sapi kurban terberat dan termahal harganya se Kota Balikpapan.

Hewan kurban dengan bobot kurang lebih 1 ton tersebut dibanderol Rp 80 juta. Warga Martadinata, Balikpapan Tengah yang membelinya untuk kurban tahun ini.

Saat melintas di kawasan Kampung Timur, Jalan Indrakila, Gunung Samarinda Baru, banyak dijumpai pedagang sapi kurban. Hal ini sepertinya sudah menjadi tradisi saat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Ada pemandangan menarik dari puluhan sapi kurban yang dijual di sepanjang Jl Indrakila. Seekor sapi besar warna kecoklatan menjadi pusat perhatian warga. Sapi jenis limosin memiliki berat 1 ton lebih, dan telah terjual dengan harga Rp 80 juta.

Abdul Muis, pemilik sapi enggan membeberkan siapa orang yang membeli sapi tersebut. Da hanya menyebutkan atas nama Caca, warga Martadinata.

SAPI KURBAN LIMOSIN - Pedagang Kholiq Bersaudara memberi makan sapi limosin yang telah dibeli di jalan Rapak Indah dekat gedung BNN Kaltim, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (1/8/2019).
SAPI KURBAN LIMOSIN - Pedagang Kholiq Bersaudara memberi makan sapi limosin yang telah dibeli di jalan Rapak Indah dekat gedung BNN Kaltim, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (1/8/2019). (TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Sapi Limusin ini sudah setahun dirawat Abdul Muis penuh dengan kasih sayang. "Saya pelihara di sini (Balikpapan). Saya membelinya sejak Idul Adha tahun lalu. Saya pelihara selama setahun. Kandangnya ada di bekas pemotongan sapi, belakang apotek," katanya.

Usia sapi saat ini sekitar 4 tahun, jenis kelamin jantan. Perawatannya selain pagi dan siang makan, saat tengah malam Abdul Muis tak lupa memberikan makan lagi.

"Ngalah-ngalahin istri perawatannya," tuturnya sambil bercanda.

Abdul Muis menyebutkan, selain rumput, makanan sampingnya ampas tahu. Hal ini diberikan agar perutnya tidak kedinginan, dan jadi hangat.

Perawatan khusus setiap tiga bulan sekali, sapi ini diberi makanan tambahan yakni telur ayam dan telur bebek.

"Awalnya saya pasarkan harga Rp 90 juta. Tapi sudah ada yang beli dan deal harga Rp 80 juta. Sudah laku, yang beli warga Martadinata, Balikpapan Tengah. Saat itu pembeli melihat baliho saya, langsung nelpon," ungkapnya.

Di Balikpapan hanya ada satu ekor sapi jenis limusin terberat dengan bobot 1 ton lebih. Untuk berat dagingnya sekitar 400 Kg lebih.

"Ini sapi bukan sapi kandang, beda dengan sapi biasanya, kalau sapi kandang gemuk tapi ringan dagingnya. Kalau ini sapi limusin ini fisiknya kuat," katanya.

SAPI KURBAN PRESIDEN-Pekerja memberi makan sapi kurban jenis peranakan ongol pesanan Presiden Jokowi  di Kandang Betapus  Swalayan Ternak, Sempaja Kecamatan Samarinda Utara, Minggu ( 4/9/2019). Kondisi  kesehatan sapi dengan berat 800 kilogram tersebut dipantau langsung tim kesehatan dari pusat.
SAPI KURBAN PRESIDEN-Pekerja memberi makan sapi kurban jenis peranakan ongol pesanan Presiden Jokowi di Kandang Betapus Swalayan Ternak, Sempaja Kecamatan Samarinda Utara, Minggu ( 4/9/2019). Kondisi kesehatan sapi dengan berat 800 kilogram tersebut dipantau langsung tim kesehatan dari pusat. (Tribunkaltim.co/Nevrianto HP)

Selain itu sapi limosin ini jinak sama pemiliknya. Senang dielus-elus. Kadang dikasih minum jamu supaya kuat.

Abdul Muis juga menjual sapi kadang, ada sekitar 15 ekor sapi stok yang tersedia dengan harga Rp 30 jutaan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved