DPRD Gelar RDP soal Dugaan Pembakaran Lapak Pedagang Pantai Manggar, Begini Respons Kepala Satpol PP
Terpisah, Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli mengklarifikasi adanya dugaan pembakaran lapak milik warga di area Pantai Segara Sari, Manggar.
Penulis: Zainul |
Para pedagang saat itu sedang tidak berjualan, sehingga petugas leluasa melakukan penertiban.
"Satpol PP bersama UPTD Pantai Manggar melakukan penertiban lapak PKL di Pantai Manggar. Lalu di Jalan Dandito (kawasan pantai Manggar) mereka mengumpulkan barang-barang isi warung seperti meja, kursi, termasuk terpal dan papan bangunan lapak," katanya
"Saat kejadian, para pemilik lapak yang dibakar sedang tidak berjualan, lantaran biasanya mereka berjualan setiap Sabtu dan Minggu saja," lanjutnya.
Selain itu para pedagang lain juga menceritakan tak hanya ditertibkan, namun beberapa isi peralatan warung seperti kursi dan meja, bahkan ada tenda yang dibakar oleh petugas.
"Yang dibakar kursi, meja, papan-papan bangunan warung. Ketika kejadian, kami tidak ada di sana. Kan kami hanya jualan Sabtu Minggu," kata Abdul Hadi, pedagang lain, menambahkan.
Abdul Hadi merupakan satu di antara pedagang yang mengaku lapak dagangannya di kawasan destinasi wisata pantai Manggar dibakar.
Menurutnya, sebelum dilakukan pembakaran tersebut, tidak ada pemberitahuan kepada para pedagang. Mereka juga tidak mengetahui bahwa ada penertiban.
Kejadian pembakaran, lanjutnya, dilakukan di satu tempat yang masih berada di kawasan Pantai Manggar.
"Semua barang-barang dikumpulkan jadi satu kemudian dibakar. Jumlah yang dibakar ada 5 kios. Ada 9 kios di situ, tapi yang 4 belum sempat dibakar, karena pihak Satpol keburu dipergoki warga," tuturnya.
Sebanyak 7 warga didampingi dua orang perwakilan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) itu diterima Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle dan jajaran Komisi II DPRD Balikpapan.
"Kami hanya ingin berjualan lagi. Kami minta barang-barang (yang dibakar) diganti rugi. Kalau enggak mau ganti rugi, ya ganti barang-barang kami," katanya lagi.
Menurut warga, kios yang dibakar di kawasan Pantai Manggar merupakan kesepakatan saat pembukaan Jalan Dandito Manggar dengan warga tersebut.
Jalan Dandito merupakan salah satu akses masuk menuju pantai itu. Artinya, keberadaan kios mereka di pantai itu punya landasan perjanjian.
Sementara itu, DPRD Balikpapan saat menemui warga berupaya memanggil perwakilan Satpol PP Balikpapan dan Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan.
"Kami pending untuk sementara dulu pertemuan ini. Sembari menunggu dari pihak Satpol dan Disporapar," kata Gasali, Anggota Komisi II DPRD Balikpapan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/satpol-88.jpg)