Mengaku Dikerjai Anak Buah, JKP Gunakan Hasil Penipuan untuk Bayar Utang

JKP mengaku nekat menipu sejumlah kenalan maupun pemilik rental mobil demi menutupi lubang utang yang digali orang lain.

Mengaku Dikerjai Anak Buah, JKP Gunakan Hasil Penipuan untuk Bayar Utang
TRIBUN KALTIM / HERIANI AM
Tersangka JKP, penipu 8 orang yang ditangkap di Bali. Ia mengaku menipu untuk melunasi utang. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - JKP (36), warga RT 02, Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dengan bibir bergetar mengaku menyesali perbuatannya.

Ia ditangkap seorang diri di sebuah kamar kost sempit di wilayah Sukawati, Kecamatan Gianyar, Kota Denpasar Bali, setelah hampir sebulan diincar polisi.

Dengan bibir bergetar, pria asal Lumajang, Jawa Tengah ini mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya menyesal. Berharapnya semoga proses hukum berjalan cepat dan hukuman saya jalani dengan cepat juga, lalu bisa kembali berkumpul dengan anak-anak saya," katanya dengan mata berair, Kamis (8/8/2019).

Ia mengaku, perbuatan tidak terpuji yang merugikan banyak orang ini ia lakukan karena terdesak utang berjumlah Rp317 juta.

"Awal mula saya kesandung kasus ini, karena uang saya dibawa lari sama anak buah yang berprofesi sebagai mekanik di bengkel saya. Bengkel yang saya percayakan sama mekanik saya, ujung-ujungnya habis semua. Saya harus bertanggung jawab membayar ke toko barang-barang yang diambil ke bengkel saya. Saya ditipu anak buah saya," bebernya.

Karena desakan ekonomi tersebut, JKP mengaku nekat menipu sejumlah kenalan maupun pemilik rental mobil demi menutupi lubang utang yang digali orang lain.

Berbekal bahasa halus dan intonasi yang lembut, JKP memperdaya korban-korbannya.

Ia bahkan membawa-bawa nama istrinya agar dipinjamkan barang, yang akhirnya ia gadaikan kepihak ketiga.

"Uang yang saya dapat (hasil menipu) untuk menutupi utang barang bengkel di Surabaya yang dibawa kabur mekanik saya. Kemarin tinggal sedikit, sisa Rp30 juta," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved