Kesehatan

Santap Daging Idul Adha 2019, Bolehkah Orang Hipertensi Kolestrol Makan Sepuasnya Meski Minum Obat?

Namun, evaluasi obat-obatan untuk hipertensi atau kolesterol dalam tubuh manusia itu bisa saja baru terjadi beberapa bulan setelah dikonsumsi

Santap Daging Idul Adha 2019, Bolehkah Orang Hipertensi Kolestrol Makan Sepuasnya Meski Minum Obat?
KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI
Seporsi nasi rendang di Rumah Makan Si May dihargai Rp 25.000, termasuk es teh manis. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Godaan berbagai menu hidangan daging di meja makan saat hari raya seperti Idul Adha 2019 ini memang sering menjadi dilema.

Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut dan mempunyai riwayat hipertensi serta kolesterol.

Berbagai olahan daging kambing dan sapi bak godaan terlarang.

Untuk mengakalinya, tidak sedikit yang lantas meminum obat penyakitnya dahulu sebelum makan sepuasanya.

Harapannya, obat bisa menangkal efek buruk makanan dan penyakit tidak kambuh.

Namun, benarkah meminum obat untuk hipertensi atau kolesterol bisa mengantisipasi datangnya penyakit usai makan daging sepuasnya?

Kompas.com menghubungi spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi dr Tunggul Situmorang, Sp.PD-KGH dari RS Cipto Mangunkusumo pada hari Jumat (9/8/2019).

Tentu saja untuk mendapatkan jawabannya.

Menurut Tunggul, meminum obat-obatan lalu setelahnya mengonsumsi berbagai olahan daging kambing sepuasnya itu tidak ada gunanya.

"Lah mekanisme obat-obatan itu tidak begitu. Fungsi obat untuk hipertensi sama kolesterol itu efeknya jangka panjang atau lama prosesnya." katanya.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved