Pilih 11 Dzulhijjah, Warga Jalan P Hidayatullah Tunda Penyembelihan Kurban Demi Pelajari Syari'at

Jadi, ada waktu selama empat hari, yakni pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Pilih 11 Dzulhijjah, Warga Jalan P Hidayatullah Tunda Penyembelihan Kurban Demi Pelajari Syari'at
TRIBUN KALTIM / CAHYO WICAKSONO PUTRO
Warga Jl. P. Hidayatullah, Gg. Amal, Blok D, saat melakukan proses penyembelihan hewan kurban, yang baru dilaksanakan 11 Dzulhijjah 1440 H, Senin (12/8/2019). Warga menyembelih 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebanyakan warga Muslim langsung menyembelih hewan kurban usai menjalankan ibadah shalat 'ied pada Minggu (11/8/2019) kemarin atau di tanggal 10 Dzulhijjah 1440 Hijriyyah.

Namun warga Jl. P. Hidayatullah, Gg. Amal Blok D, memilih menundanya sehari, masih dalam rentang hari tasyrik, 11 Dzulhijjah 1440 H.

Warga punya alasan tersendiri untuk menunda proses penyembelihan hingga hari ini, Senin (12/8/2019).

Dan sesuai buku Pedoman dan Tata Cara Pemotongan Hewan Secara Halal yang diterbitan Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2010, disebutkan waktu penyembelihan hewan kurban yang tepat adalah setelah shalat Idul Adha atau tepatnya pada 10 Dzulhijjah, hingga sebelum terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Jadi, ada waktu selama empat hari, yakni pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Artinya, dapat dilakukan pada Minggu (11/8/2019) hingga Rabu (13/8/2019) sore.

Edi selaku pengurus Masjid Al-Jariah yang melaksanakan penyembelihan pada hari ini mengatakan, penundaan penyembelihan kurban dilakukan karena ingin memberikan waktu luang untuk para panitia, agar mempelajari terlebih dahulu syarat proses penyembelihan sesuai hukum syari'at.

"Jadi warga kami sebelumnya disibukkan dengan formalitas pekerjaan mereka masing-masing. Untuk melakukan proses penyembelihan kan tidak boleh sembarangan, harus mengikuti aturan yang ditentukan. Maka sebelum memotong hewan kurban, saya imbau dulu kepada seluruh panitia untuk memahami aturannya terlebih dahulu, barulah hari ini kami melaksanakan penyembelihan hewan kurban," terang Edi, Senin (12/8/2019).

Edi mengatakan, hingga Rabu nanti pelaksanaan penyembelihan hewan masih diperbolehkan.

Malah sebaliknya, jika penyembelihan hewan dilakukan sebelum Idul Adha, maka hewan tersebut akan dinilai sebagai penyembelihan biasa, dan bukan kurban.

"Kan untuk penyembelihan tidak masalah dilakukan sampai Rabu (13/8/2019) mendatang, karena masih masuk di rentang 10-13 Dzulhijjah. Kalau sebelum Idul Adha malah tidak tepat, sama saja memotong hewan biasa," paparnya.

Dengan mengikuti pedoman yang telah ditentukan itulah, Edi mengajak warga Jl. Hidayatullah, Gg. Amal, Blok D untuk melakukan penyembelihan pada hari ini, demi menghindari adanya proses yang salah atau tidak tepat pada saat menjalankan ibadah berkurban.

"Kami hanya ingin menjalankan ibadah berkurban dengan khusyuk, dengan tujuan semua hewan kurban yang disembelih hukumnya sah. Kalau sampai ada yang tidak sesuai dengan syari'at saat menyembelihnya, maka dikhawatirkan hewan kurbannya jadi tidak sah," tutupnya.

Untuk diketahui, warga Jl. P. Hidayatullah, Gg. Amal, Blok D sendiri, hari ini menyembelih 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. (*)

Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved