HUT ke 74 Kemerdekaan RI
Lomba Gepuk Bantal Peringati Hari Kemerdekaan, Dandim 0913/PPU Ditumbangkan Wartawan
Lomba yang berlangsung meriah mempertandingkan dua kategori peserta, yakni remaja dan dewasa.
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Menyambut Hari Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia, Kodim 0913/Penajam Paser Utara (PPU) menggelar lomba tradisional gepuk bantal.
Lomba yang berlangsung meriah mempertandingkan dua kategori peserta, yakni remaja dan dewasa.
Peserta remaja diikuti oleh siswa SMAN 8 PPU, sedangkan peserta dewasa diikuti oleh anggota Kodim 0913/PPU, Polres PPU, Satpol PP, BPBD PPU, perwakilan wartawan, serta masyarakat umum, Jumat (16/8/2019).
Pertarungan berlangsung sengit, meski diiringi dengan tawa dan seruan penuh semangat oleh masing-masing suporter.
Tak hanya itu, masing-masing juara akan membawa pulang hadiah menarik.
Untuk peserta remaja, juara 1 membawa pulang kipas angin, juara 2 dispenser, dan juara 3 dan harapan 1 masing-masing mendapat kompor gas.
Sedangkan peserta dewasa, untuk juara 1 mendapat kulkas satu pintu, juara 2 mendapat mesin cuci, dan juara 3 mendapat dispenser tinggi.
Bahkan, di babak penyisihan penonton semakin bersemangat menyaksikan keseruan lomba gebuk bantal ketika Perwakilan Wartawan Samir Paturusi melawan Dandim O913/PPU Mahmud.
Pertarungan akhirnya di menangkan oleh Samir Paturusi dari Tribun Kaltim.
Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud mengatakan, bahwa kegiatan yang unik dan menarik itu menjadi pilihan untuk memperingati hari kemerdekaan RI kali ini.
Kegiatan melibatkan seluruh unsur dan elemen masyarakat.
"Dengan harapan kita menghilangkan sekat-sekat antar instansi, antar institusi bahwa dalam meraih kemerdekaan, kita harus bekerja sama," tuturnya.
Untuk menjadi pemenang dalam kegiatan itu harus mampu mengalahkan lawannya dengan memukulkan bantal ke musuh hingga jatuh ke kolam
Lanjut dikatakan Mahmud kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa sekaligus silaturahmi antara Keluarga Besar Kodim 0913/PPU dengan Instansi lainnya serta masyarakat sekitar.
"Ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi tegaknya Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/samir-168.jpg)