Jumat, 1 Mei 2026

Smartphone

Ponsel Asus Zenfone 6 Tertulis Made in Indonesia, Pemasarannya Langsung Dilarikan ke Eropa

Di dalamnya dia mencantumkan foto kotak kemasan smartphone Asus yang bertuliskan “Made in Indonesia” sebagian besar ponselnya ke Indonesia.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
(Phone Arena)
Lihat pilihan warna menarik dan kamera putar Asus ZenFone 6 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tentu saja ada yang membuat rasa penasaran bagi pengguna smartphone

Kali ini akan ada ponsel yang akan siap dipasarkan yakni Asus Zenfone 6. 

Seperti Asus Zenfone 6 ini, kabarnya dibuat di Batam, Indonesia

Namun Asus Zenfone 6 ini tidak langsung pasarkan ke Indonesia, sebaliknya dikirim ke Eropa

Kabar dan spesifikasi Asus Zenfone 6 sudah lama beredar, namun produknya tak kunjung beredar di pasar Indonesia.

Padahal beberapa bulan terakhir ini, produk merek lain sudah banyak silih berganti masuk Indonesia.

Ternyata Asus Zenfone 6 sebenarnya sudah selesai diproduksi.

Pembocor gadget kenamaan Roland Quandt mengunggah sebuah kicauan di Twitter awal pekan ini.

Di dalamnya dia mencantumkan foto kotak kemasan smartphone Asus yang bertuliskan “Made in Indonesia”.

“Jadi, Asus sudah pasti telah memindahkan sebagian besar ponselnya ke Indonesia,” ujar Quandt.

Di kotak kemasan ponsel tadi tertera pula alamat Asus Computer GmbH di Jerman.

Lihat pilihan warna menarik dan kamera putar Asus ZenFone 6
Lihat pilihan warna menarik dan kamera putar Asus ZenFone 6 ((Phone Arena))

Lucunya, ponsel dalam foto Quandt adalah model flagship Zenfone 6 yang belum mulai dijual di Indonesia sendiri.

Baca Juga: Fitur Menarik yang Ada Pada Kamera Unik di Asus Zenfone 6, Anti Patah!

Ketika dikonfirmasi oleh KompasTekno, Head of PR Asus Indonesia Muhammad Firman membenarkan bahwa ponsel flagship Zenfone 6 memang telah diproduksi di Indonesia sejak bulan Juli 2019 lalu.

Hanya saja, karena belum memperoleh izin untuk dipasarkan di Tanah Air, maka Zenfone 6 buatan Indonesia dialihkan dulu untuk keperluan ekspor.

“Kami gunakan untuk memasok pasar kawasan lain lebih dulu supaya tidak memenuhi inventory,” ujar Firman saat dihubungi oleh KompasTekno, Kamis (15/8/2019).

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved