Residivis Pencurian Kembali Beraksi di Penajam, Kali Ini Curi Spare part Alat Berat

"Dari pengembangan hasil pemeriksaan, bisa kami simpulkan bahwa pelaku tindak pidana pencurian adalah De (51)

Residivis Pencurian Kembali Beraksi di Penajam, Kali Ini Curi Spare part Alat Berat
Tribunkaltim.co, Heriani AM
Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu buah truk dan pick up berisi timbangan dan potong besi alat berat. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama anggota Opsnal IK Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil menangkap pelaku pencurian alat-alat mobil milik PT TKA DMP, yang terletak di Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam. Pelaku pencurian ditangkap tangan tanggal 10 Agustus 2019 lalu.

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar melalui Kaur Bin Ops Reskrim PPU Iptu Puji S saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersangka pencurian tersebut pada Jumat (16/8/2019).

"Benar, bahwa Sat Reskrim Polres PPU berhasil mengungkap terjadinya pencurian seperempat alat-alat berat, yang mana itu milik PT TKA DMP," kata Kaur Bin Ops Reskrim PPU Iptu Puji S.

Kaur Bin Ops Reskrim PPU Iptu Puji S membeberkan, kejadian tersebut masih berlokasi di PT TKA DMP. Kejadian bermula saat Sat Reskrim Polres PPU menerima laporan, bahwa di lokasi yang masih wilayah perusahaan telah terjadi tindak pencurian oleh orang-orang tidak dikenal.

Berbekal laporan tersebut, tertanggal 9 Agustus 2019, begitu mendengar informasi adanya pengambilan barang yang dicurigai bukan karyawan, unit Jatarnas dipimpin Kanit Jatanras Iptu Iskandar, langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Di TKP sendiri, sekira pukul 02.00 Wita tanggal 10 Agustus 2019, tersangka yang sedang melancarkan aksinya sedang berusaha memotong besi-besi tua digrebek Polisi. Ditemukan satu mobil truk yang berisi timbangan dan alat-alat bekas milik PT TKA DMP, juga satu mobil pick up.

"Dari pengembangan hasil pemeriksaan, bisa kami simpulkan bahwa pelaku tindak pidana pencurian adalah De (51) warga Kecamatan Penajam, yang merupakan residivis. Bersangkutan baru beberapa bulan keluar dari LP (lembaga permasyarakatan,red) yang juga kasus pencurian," ungkap Kanit Jatanras Iptu Iskandar.

Tak hanya De yang berada di lokasi, namun ia bersama 8 orang lainnya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, Sat Reskrim Polres PPU menyimpulkan bahwa yang bisa diproses terkait tindak pidana yakni 2 orang lainnya.

Dua tersangka lain adalah Wy (47) dan OD (43). Wy dan OD yang merupakan suami istri, adalah penadah, yang juga berada TKP.

"Berdasarkan keterangan korban, kerugian materi mencapai sekitar Rp750 juta. Saat ini semua tersangka sudah kami tahan di Mapolres PPU, sementara berkas perkara sudah dikoordinasikan dengan kejaksaan," pungkas Kanit Jatanras Iptu Iskandar.

Tersengka De (kanan)
Tersengka De (kanan) (Tribunkaltim.co, Heriani AM)
Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved