Bonus Atlet Porprov VI Kutai Timur Baru Diterima 13 Cabor, Ini Alasannya

Bupati Ismunandar memberikan bonus atlet Porprov Kaltim VI untuk para atlet dan pelatih yang berprestasi, baru diterima 13 cabor

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Tribunkaltim.co/ Margaret Sarita
Para atlet Porprov VI usai menerima bonus dari Pemkab Kutai Timur, Sabtu (17/8/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Akhirnya setelah sekian lama dijanjikan, bonus untuk atlet berperestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, resmi dibagikan.

Bonus yang dijanjikan Pemkab Kutai Timur terhadap atlet mereka yang berprestasi di Porprov Kaltim VI lalu, akhirnya terealisasi juga.

//

Bonus atlet yang diberikan disesuaikan dengan perhitungan pada rapat final lalu, yang penerimnya terdiri dari atlet dan pelatih

Besaran bonus atlet yang diterima bervariasi tergantung kategori prestasi yang diraih atlet tersebut, antara kejuaraan tunggal maupun beregu.

Pemberian bonus atlet diberikan Bupati Ismunandar yang juga Ketua Umum PB Porprov VI Kalimantan Timur didampingi Wabup Kasmidi Bulang selaku Ketua Kontingen Kutim pada Porprov Kaltim.

Hadir pula Sekda Irawansyah yang juga Sekretaris PB Porprov Kaltim, serta jajaran pejabat Pemkab Kutim lainnya di malam resepsi kenegaraan, Sabtu (17/8/2019) malam.

Bupati Kutai Timur, Ismunandar menyerahkan bonus atlet Porprov VI, Sabtu (17/8/2019) malam.
Bupati Kutai Timur, Ismunandar menyerahkan bonus atlet Porprov VI, Sabtu (17/8/2019) malam. (Tribunkaltim.co/ Margaret Sarita)

Dari 54 cabor yang dipertandingkan dan memperoleh predikat juara, bonus atlet baru diterima oleh perwakilan 13 cabang olahraga saja.

Mengapa? Karena cabor lainnya masih dalam tahap verifikasi, nama atlet peraih medali dan berkas pertandingan lainnya.

Bupati Ismunandar mengatakan pemberian bonus atlet yang dilakukan secara simbolis, tadi malam, merupakan jawaban dari pertanyaan yang kerap bersahutan di media sosial.

“Selalu tanya, “bebila” (kapan, red) bonus atlet. Itu saja yang dibahas. Ternyata, untuk menentukan besarannya tidak mudah,” ujar Ismunandar.

Bahkan hingga terakhir pendataan dan pemberkasan, baru 13 cabang olahraga saja yang lengkap datanya, dari 54 cabor yang diikut Kontingen Kutai Timur.

Ada yang nama atlet peraih medalinya tidak sesuai, ada pula perbaikan berkas lainnya yang harus diajukan pada KONI Kutim dan permasalahan lainnya.

“Akhirnya, setelah saya berunding beberapa kali dengan cabor dan pengurus KONI Kutim, saya katakana, yang lengkap berkasnya saja dulu yang diberikan.

Biar nanti yang belum lengkap menyusul. Mereka pasti “kelabakan” setelah melihat cabor lainnya sudah terima bonus, sementara atlet mereka belum,” kata Ismunandar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved