Jumat, 1 Mei 2026

Pemprov Kalimantan Utara Harapkan APBN Topang Kebutuhan Alkes RS Pratama di Perbatasan

“RS Pratama Sebuku dan RS Pratama Krayan ini memasuki tahap penilaian, terkait nomenklatur alkes kita usulkan melalui aplikasi KRISNA”

Tayang:
Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, M Arfan
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyaksikan pelayanan kesehatan gratis di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara mengusulkan belanja alat kesehatan (alkes) ke APBN senilai Rp 29,7 miliar. Usulan dana tersebut untuk mengisi keperluan alkes RS Pratama Sebuku dan RS Pratama Krayan, Kabupaten Nunukan.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengungkapkan, usulan tersebut telah diinput dalam sistem kolaborasi perencanaan dan informasi kinerja anggaran yang terintegrasi dengan pemerintah (pusat).

Dirincikan, usulan pengadaan alkes RS Pratama Sebuku sebesar Rp 15 miliar. Sedang RS Pratama Krayan sebesar RP 14,7 miliar.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie berharap anggaran APBN dapat mengucur dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 nanti.

Dua RS Pratama di wilayah perbatasan tersebut diakui masih membutuhkan alkes yang memadai. Sejauh ini dua RS Pratama tersebut beum bisa beroperasi.

Sempat direncanakan agar RS Pratama mendapatkan dukungan dari Puskesmas terdekat untuk mendukung kegatan operasionalnya, termasuk dukungan tenaga kesehatannya.

“Saya meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk mengawal usulan tersebut supaya bisa direalisasikan pemerintah. Karena memang sektor kesehatan ini sangat penting, terlebih untuk melayani masarakat di perbatasan,” ujar Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Minggu (18/8/2019).

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie (HUMASPROV KALTARA)

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara Usman mengungkapkan, 3 RS Pratama di wilayah perbatasan memang belum beroperasi secara penuh. RS Pratama Sebatik misalnya, baru saja selesai dibangun dan masih membutuhkan beberapa dukungan untuk bisa memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“RS Pratama Sebuku dan RS Pratama Krayan ini memasuki tahap penilaian terkait nomenklatur alkes kita usulkan melalui aplikasi KRISNA,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara Usman.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara, Usman
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara, Usman (Tribunkaltim.co, M Arfan)

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Utara Usman mengungkapkan, Dinas Kesehatan Kalimantan Utara sebelumnya sudah mengajukan anggaran sebesar RP 30 miliar untuk pengadaan alkes RS Pratama dan RS di Kalimantan Utara namun tak kunjung terealisasi.

“Mudah-mudahan tahun ini, kita sudah dapat. Karena memang alkes itu prioritas untuk mendukung layanan kita ke masyarakat. Untuk tenaga atau SDM-nya nanti bisa kita geser tenaga-tenaga dari Puskesmas,” ujarnya. (Wil)

Baca Juga;

Berikut Jadwal Lengkap Persiba Balikpapan Putaran Kedua Wilayah Timur Liga 2 2019

Bikin Bangga, Putra Daerah Penajam Ini Jadi Pengibar Bendera di Sudan, Afrika Utara

Kapal Nelayan Dibajak di Perairan Aru, 9 ABK Ceburkan Diri ke Laut, Sisanya Puluhan Orang Disandera

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved