4 Pesan Danrem 091/ASN ke Dandim Baru, Masalah Narkotika Jadi Penekanan
Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Widi Prasetijono memimpin langsung acara serah terima jabatan sejumlah perwira
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Widi Prasetijono memimpin langsung acara serah terima jabatan sejumlah perwira di Makorem 091/ASN Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis.
”Pada dasarnya ini merupakan bagian dari upaya pimpinan TNI AD khususnya jajaran Kodam VI/Mulawarman (Mlw) untuk meningkatkan kualitas pembinaan satuan, pemantapan manajemen organisasi,
serta pembinaan karier personel TNI AD agar dapat mengembangkan profesionalisme dan mampu melaksanakan tugas – tugas kewilayahan," ucap Danrem, Selasa (20/8/2019).
Lebih lanjut Danrem menjelaskan, kondisi dan situasi wilayah Kodim yang relatif kondusif, serra aman hingga saat ini, merupakan cermin dari kinerja satuan yang mampu bersinergi dengan semua instansi terkait.
"Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terlaksananya berbagai kegiatan yang bersifat program maupun non program, sehingga dapat saya nilai satuan telah bekerja dengan baik," imbuhnya.
Namun demikian, keberhasilan tersebut hendaknya tidak membuat pejabat Dandim lengah dan berpuas diri, tetapi harus lebih meningkatkan kinerja di satuan masing – masing.
Danrem berpesan kepada pejabat baru untuk memperhatikan sejumlah aspek yang dinilai dapat mengganggu ketertiban dan keamanan, diantaranya :
Pertama, terorisme sebagai salah satu wujud ancaman nyata terhadap keutuhan wilayah, kedaulatan bangsa dan keselamatan seluruh bangsa Indonesia.
Ancaman tersebut bersifat laten dan dinamis, dapat muncul secara tidak terprediksi, mendadak dan berpengaruh secara langsung terhadap stabilitas nasional.
"Oleh karena itu, pemberdayaan seluruh komponen bangsa dalam penanggulangan terorisme harus dilakukan secara komprehensif," jelasnya.
Kedua, penyalahgunaan narkoba, hal ini merupakan ancaman nyata bagi ketahanan bangsa, karena sudah masuk pada seluruh tingkat kehidupan sosial.
"Untuk itu saya perintahkan kepada pejabat Dandim baru agar memerangi secara serius permasalahan narkoba, lakukan tindakan pencegahan secara internal dan eksternal di satuan, serta lakukan koordinasi intensif dengan Polri dan BNN dalam penanggulangannya," pesan Danrem.
Ketiga, keanekaragaman suku di wilayah Kaltim dan Kaltara juga berpotensi terjadinya konflik Sara, untuk itu kepada pejabat Dandim, agar melakukan pendekatan secara persuasif.
Adakan kegiatan – kegiatan sosial yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, sehingga terciptanya iklim yang kondusif, aman dan damai.
Keempat, khusus wilayah perbatasan, perlu meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan instansi terkait agar tercipta stabilitas di wilayah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/danrem-091aji-surya-natakesuma-asn-brigjen-tni-widi-prasetijono-memimpin.jpg)