DiLo Hackacthon Festival
20 Tim Bersaing di DiLo Hackacthon Festival, Peserta Harus Menciptakan Inovasi Digital Terbaik
DiLo Hackacthon Festival 2019 adalah rangkaian kegiatan bagi para developer Indonesia untuk menghasilkan produk dan inovasi digital terbaik.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Martinus Wikan
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 20 tim berkompetisi di DiLo Hackacthon Festival 2019, yang di gelar di gedung Learning Centre Telkom Divre 6 Kalimantan, Sabtu (24/8/2019).
Kegiatan ini kali keempat dilakukan oleh Digital Lounge dengan tema Big Data Service, Enterprise & Wholesale dan Smart City.
DiLo Hackacthon Festival 2019 adalah rangkaian kegiatan bagi para developer Indonesia untuk menghasilkan produk dan inovasi digital terbaik.
Baca juga:
• Presiden Jokowi Segera Resmikan Siaran Digital di Perbatasan Negara
Kegiatan diawali dengan kegiatan sosialisasi platform digital Telkom. Lalu diakhiri dengan kompetisi Hackathon dalam waktu 1x24 jam di 8 lokasi DiLo Indonesia yaitu Medan, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, Denpasar, dan Balikpapan.
Istia Budi selaku Manager DiLo Balikpapan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari para pengembang berbakat di Kalimantan Timur.
Baca juga:
• Berkaca pada Skandal Cambridge Analytica, Ada Ancaman Data Pribadi di Balik Dompet Digital WhatsApp?
Dari kegiatan ini Istia Budi mengajak para developer yang intim mengambangkan bisnis IoT Internet of Think.
Sehingga dari peran aplikasi yang dibuat berdasarkan IoT ini dapat berguna untuk masyarakat kedepannya. "Kalau mau ngecek informasi seperti banjir, mati lampu tahu berupa aplikasi," kata Istia Budi.
Baca juga:
• Kisah Sukses Wanita Berusia 23 Tahun Ini jadi DPRD, Memakai Aplikasi Digital Meraih Simpati Pemilih
Acara ini memberikan ruang ruang bagi komunitas anak muda, untuk menjadi kreatif dalam industri digital. "Harapan kami muncul ide yang provokatif. Maksudnya yang lebih maju dan satu langkah kedepan dari yang ada di Jawa," kata Istia.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (24/8/2019) sampai Minggu (25/8/2019). Sistem perlombaan para peserta mengembangkan desain aplikasi yang dibuat berdasarkan tema yang diusung panitia.
Baca juga:
• Menteri Perhubungan Perintahkan Jajarannya All Out Perkuat Digitalisasi Layanan Transportasi
"Aplikasi jalan enggak running enggak. Penilaian sesuai dengan idenya aplikasinya berjalan atau enggak," kata Istia.
Festival berlangsung di delapan kota se-Indonesia dan dari kegiatan ini bisa berkontribusi kota Balikpapan dan Kalimantan.
Baca juga:
• SKK Migas Pamer Pertanian Wisata Digital Joglo Tani Kolong Langit Handil Baru,Hasilkan Beras Terbaik
Untuk Kalimantan, Balikpapan ditunjuk sebagai tuang rumah, sehingga beberapa daerah datang untuk mengikuti festival ini,seperti Samarinda, Bontang dan Makassar. (jnp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dilo-hackacthon-festival-2019_4.jpg)