Google Buat Aturan Baru, Karyawan Dilarang Bicarakan Isu Politik
Peraturan itu dibuat Google agar para Googlers (istilah para karyawan) bisa saling menghormati dalam komunikasi internal
"Gagasan bahwa diskusi tentang kerja sama Google dan CBP serta ICE tidak terkait dengan pekerjaan mereka adalah tidak masuk akal," ujarnya menanggapi isu memo aturan terbaru di internal Google, dilansir KompasTekno dari The Verge, Minggu (25/8/2019) via Kompas.Com.
Tidak Membatasi Ekspresi Di sisi lain, Google mengklaim aturan ini tidak membatasi ruang berpendapat soal politik oleh para pegawainya.
"Tujuan kami bukan untuk meredam diskusi internal atau membatasi Googlers menyuarakan pendapatnya," jelas perwakilan Google.
"Kami ingin Googlers berbicara saat mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres dan kami menyediakan banyak cara untuk menyampaikan pendapat mereka untuk menyuarakan perubahan," imbuh perwakilan Google.
Dalam aturan terbaru ini, Google juga mengatakan karyawan bisa blak-blakan terkait topik pekerjaan. Termasuk perihal gaji, jam kerja, syarat dan ketentuan kerja, atau segala bentuk pelanggaran hukum yang berlaku.
• NCT Indonesia Hoax, Akun Palsu Gunakan Google Translate dan Photoshop Demi Pancing Reaksi NCTzen
• Google Chrome Versi 76, Miliki Mode Gelap bisa Tahan Baterai Perangkat
Hal tersebut dijamin perlindungannya oleh undang-undang perburuhan AS. Kendati demikian, Google juga menekankan batasan perlindungan hukum, apabila karyawan mengungkapkan sesuatu hal yang rahasia tentang perusahaan.
Kemungkinan yang dimaksud adalah pengungkapan proyek rahasia seperti proyek Maven dengan militer AS atau Dragonfly, mesin pencarian khsuus yang konon dibuat untuk China. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/google_20180602_142217.jpg)