Liga Italia
Usai Kemoterapi Akibat Kanker Darah, Sinisa Mihajlovic Hadir di Stadion, Begini Kondisinya
Pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic mendampingi anak asuhnya di laga pembuka Liga Italia usai menjalani kemoterapi akibat kanker darah alias Leukimia
Penulis: Cornel Dimas Satrio | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO - Laga pembuka Liga Italia Serie A dikejutkan dengan kemunculan pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic yang kembali mendampingi anak asuhnya di Stadion.
Pelatih asal Serbia, Sinisa Mihajlovic terlihat mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan, saat laga Hellas Verona, Senin (26/8/2019) dini hari.
//
Kehadiran Sinisa Mihajlovic mengejutkan berbagai pihak, lantaran pelatih Bologna ini divonis menderita Leukimia alias kanker darah.
Bahkan Sinisa Mihajlovic diketahui belum lama ini selesai menjalani kemoterapi terkait kanker darah yang dideritanya.
Media-media Italia, menyatakan Sinisa Mihajlovic telah membuat penampilan mengejutkan di bangku cadangan Bologna selama pertandingan Serie A melawan Verona kemarin.
Kendati sang pelatih didiagnosis menderita leukemia sebulan lalu dan selesai menjalani kemoterapi, mantan pelatih AC Milan ini tetap memutuskan hadir di pinggir lapangan mendampingi anak asuhnya.
Kemunculan Sinisa Mihajlovic ini adalah yang pertama kalinya sejak diagnosis leukemia.
Lantas Sinisa Mihajlovic harus menjalani kemoterapi di klinik hematologi Rumah Sakit Sant'Orsola di Bologna.
Saat laga Bologna melawan Hellas Verona, Sinisa Mihajlovic tampak mengenakan topi hitam dengan baluan kaos polo berlogo Bologna.
Saat itu Sinisa Mihajlovic hadir layaknya pelatih biasa tanpa mengenakan masker.
Hanya perban yang terpasang di leher kiri terlihat dari penampilan Sinisa Mihajlovic kemarin.
Seperti diketahui, kembalinya Sinisa Mihajlovic ke ruang publik setelah menjalani kemoterapi memunculkan risiko yang besar jika ditilik dari situasi medis.
Namun hal ini kemudian dipertegas Profesor Michele Cavo yang menangani penyakit Sinisa Mihajlovic.
Menurutnya, kehadiran Sinisa Mihajlovic ke ruang publik justru membuktikan adanya tanda-tanda perkembangan fisik lebih lanjut.
"Pada hari Jumat ada tanda-tanda perbaikan lebih lanjut, jadi saya mengatakan kepadanya untuk mulai mengelolanya dan saya akan mencadangkan keputusan saya untuk memberikan semua-jelas atau tidak antara Sabtu dan Minggu," kata Profesor Michele Cavo mengatakan kepada kantor berita Ansa.
"Dia sudah menunjukkan pada hari Kamis tekad dan keinginannya untuk berada di sana di stadion," ucapnya menambahkan.
Dilansir Football Italia, secara alami, ada bahaya dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah bagi penderita Leukimia untuk keluar di tempat-tempat umum yang besar.
Kendati demikian, situasi yang dialami Sinisa Mihajlovic sudah diperhitungkan jauh-jauh hari.
Gairah dalam diri Sinisa Mihajlovic untuk kembali mendampingi anak asuhnya juga menjadi faktor yang menguatkan fisik pelatih asal Serbia ini.
“Harus kukatakan, Sinisa Mihajlovic membuktikan dirinya sebagai pasien teladan. Dia melakukan semua yang saya katakan kepadanya, dia tidak pernah mengabaikan saran," ungkap Profesor Michele Cavo.
"Aku memakai topeng pelindung ketika dia berada di dalam mobil dan di stadion, tapi aku memang memberitahunya bahwa ada risiko yang lebih kecil ketika berada di ruang terbuka yang luas.
jadi dia bisa melepas topeng itu, karena risikonya di sana lebih rendah," tuturnya.
Sebelumnya Sinisa Mihajlovic telah berjanji kepada para pemain Bologna untuk hadir mendampingi di laga pembuka Liga Italia Serie A 2019/2020.
Bahkan janji itu dibuat Sinisa Mihajlovic sesaat sebelum menjalani kemoterapi.
Kendati demikian, Sinisa Mihajlovic tak bisa selalu mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan sepanjang musim 2019/2020.
Sinisa Mihajlovic tetap tercatat sebagai pelatih Bologna dan tak ingin meletakkan jabatannya meski divonis menderita Leukimia.
Begitupun Bologna yang tetap menghormati kontrak Sinisa Mihajlovic di tim.
Selama Sinisa Mihajlovic absen mendampingi tim, Bologna akan didampingi asisten pelatih.
Sementara itu, Profesor Michele Cavo menegaskan Sinisa Mihajlovic mungkin akan kembali mendampingi Bologna di laga-laga tertentu.
“Saya dapat mengatakan bahwa apa yang terjadi kemarin mungkin bukan insiden yang terisolasi. Karena itu, akan ada saat-saat di mana ia perlu mematuhi jadwal perawatan yang tepat dan itu tidak mungkin baginya untuk hadir di stadioin," ungkap Profesor Michele Cavo.
Simak detik-detik kembalinya Sinisa Mihajlovic ke pinggir lapangan mendampingi skuad Bologna:
Pakar Hematologi Soroti Kondisi Sinisa Mihajlovic
Kembalinya Sinisa Mihajlovic ke bangku cadangan Bologna turut disikapi salah satu pakar terkemuka Italia di bidang hematologi, Sante Tura.
Ia memuji dan menghormati gairah yang ditunjukkan Sinisa Mihajlovic untuk pekerjaannya sebagai pelatih.
"Itu pertanda baik. Ini menunjukkan bahwa dia kuat, tetapi diperlukan kehati-hatian, "kata Sante Tura dilansir Football Italia.
Menurutnya, selama dokter telah memberikan izin kepada pasian, berarti ada respons positif dari organisme yang ada dalam tubuh pasien tersebut.
"Itu berarti bahwa kemungkinan besar, sumsum tulangnya telah terisi kembali, tetapi jelas bahwa seperti pasien yang keluar dari rumah sakit, ia perlu memperhatikan kondisinya," ungkap Sante Tura.
Namun ia menyarankan agar pemulihan kondisi Sinisa Mihajlovic yang menderita Leukimia harus tetap terkendali dan dalam pantauan dokter.
"Pemulihannya adalah upaya skala besar, yang juga akan dilakukan di rumah. Langkah pertama menuju penyembuhan telah diambil, tetapi tentunya harus tetap terkendali," tuturnya.
Sante Tura menjelaskan, kondisi yang dialami Sinisa Mihajlovic setidaknya membutuhkan dua kali perawatan.
Tak hanya itu, pasien juga perlu menjalani rawat jalan yang kemudian perlu untuk transplantasi sumsum tulang.
"Ini adalah solusi yang paling mungkin untuk pasien dengan leukemia myeloid," ujar Sante Tura.
Kejutkan pemain dan Tim Bologna
Kehadirannya Sinisa Mihajlovic di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Verona pada laga pembuka Liga Italia Serie A 2019/2020 merupakan kejutan bagi semua orang, termasuk para pemainnya.
Pemain Bologna, Riccardo Orsolini mengakui para pemain terkejut bahwa Sinisa Mihajlovic menghadiri pertandingan saat melawan Hellas Verona.
"Dia kehilangan sedikit berat badan, tetapi ketabahan, tekad dan hasratnya sama seperti biasanya," kata Riccardo Orsolini.
Hadirnya Sinisa Mihajlovic turut memberi semangat baru bagi para pemain Bologna.
Hal ini berpengaruh dengan hasil imbang yang diraih Bologna di kandang Hellas Verona.
Pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic telah menjalani kemoterapi selama enam minggu untuk leukemia.
Selama menjalani perawatan, eks bek Lazio dan Inter Milan ini tetap berhubungan dengan staf dan pemainnya di Bologna melalui teknologi streaming.
“Dia berbicara kepada kami melalui panggilan konferensi video selama seminggu dan mengatakan dia 100 persen."
"Dia mengatakan kepada kami sebulan yang lalu bahwa dia ingin berada di sini untuk permainan ini, tetapi kami tidak berpikir dia benar-benar akan berada di sini," ungkap Riccardo Orsolini.
Iapun mengakui, timnya termotivasi dengan kehadiran Sinisa Mihajlovic di bangku cadangan.
"Kami sangat senang yang membuat kami terkejut dan melihatnya sebagai motivasi tambahan. Kami hanya menyesal kami tidak memberinya kemenangan," tutur pemain asal Italia ini.
Berikut aksi Sinisa Mihajloivic sejak masih aktif bermain hingga menjadi pelatih:
(*)
(TribunKaltim.co / Cornel Dimas Satrio K)
Baca Juga:
Berjuang Lawan Leukimia, Begini Kehebatan Sinisa Mihajlovic Lampaui Lionel Messi & Cristiano Ronaldo
KANKER DARAH Ancam Karier Pelatih Sinisa Mihajlovic, Tetap Melatih Bologna dengan Bantuan Teknologi
Momentum Terulang, Bologna ''Ikuti'' Langkah AC Milan soal Filippo Inzaghi dan Sinisa Mihajlovic
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sinisa-mihajlovic-pelatih-bologna_5.jpg)