Dalam Sepekan, Tim Jantras Reskrim Polres Tarakan Berhasil Bekuk 5 Pelaku Pencurian

Khusus pelaku pencurian motor dilakukan 2 orang masing-masing Ridwan alias Tommy dan Andhika alias Chole.

Dalam Sepekan, Tim Jantras Reskrim Polres Tarakan Berhasil Bekuk 5 Pelaku Pencurian
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Para pelaku yang melakukan curanmor dan pencurian pembobol rumah. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dalam jangka waktu seminggu, Tim Jantras Reskrim Polres Tarakan berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor dan pelaku spesialis pembobolan rumah.

Tim Jantras Reskrim Polres Tarakan berhasil menangkap lima orang pelaku.

Yakni Ridwan alias Tommy, Andika alias Chole, Topan, Supriadi, Heru Midisae.

Dari lima pelaku ini, barang bukti yang didapatkan petugas kepolisian berupa 7 unit sepeda motor, dua unit handphone, 1 unit televisi, 1 unit komputer, dan 1 unit kompresor.

Khusus pelaku pencurian motor dilakukan 2 orang masing-masing Ridwan alias Tommy dan Andhika alias Chole.

Sedangkan untuk 3 orang pelaku spesialis pencurian.

Pelaku yang paling banyak mencuri sepeda motor yakni Ridwan alias Tommy. Terdapat 5 unit sepeda motor dan 1 unit kompresor yang dicuri.

Untuk Andhika alias Chole mencuri 2 unit sepeda motor.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan melalui Kasat Reskrim AKP Guntar Arif Setyiko mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kehilangan motor dan pencurian tim jantras reskrim langsung bertindak cepat.

"Anggota langsung melakukan penyelidikan dan ternyata Andika alias Chole dan Ridwan alias Tommy bersembunyi di Jalan Cedrawasih. Anggota langsung melakukan penangkapan," ucapnya, Kamis (29/8/2019).

Dalam penangkapan ini ada salah satu tersangka pelaku curanmor yang ditembak di bagian kakinya, yakni Andika alias Chole.

"Kita tembak bagian kakinya karena sempat mau melarikan diri dan membawa senjata tajam (sajam) berupa badik. Kita tembak secara tegas dan terukur, karena ini dapat membahayakan anggota kita," ujarnya.

Saat ditanya apakah lima orang pelaku merupakan sebuah komplotan pencurian motor dan spesialis pencurian pembobolan rumah, Guntar mengatakan bukan komplotan.

"Mereka ini bukan komplotan, mereka bekerja sendiri-sendiri melakukan tindakan pencurian. Hanya kita jadikan satu saja lima orang pelaku pencurian ini," ujarnya.

Meskipun begitu, dari lima pelaku pencurian sepeda motor dan pencurian pembobol rumah ada yang statusnya residivis dengan kasus yang sama.

Namun ada pula statusnya yang masih baru melakukan pencurian.

Tak lupa Guntar menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor dapat langsung mendatangi kantor Polres Tarakan dengan melengkapi surat-surat salah satunya BPKB sepeda motor.

"Datang saja ke kantor Polres Tarakan, bawa BPKB dan e-KTP, nanti kami cocokan. Kalau benar dan sesuai sepeda motor akan kita kembalikan," ucapnya. 

Curi Sepeda Motor di Tarakan Jualnya di Luar Tarakan Pakai Perahu Milik Sendiri

ADA yang menarik di kasus pencurian motor ini.

Dalam melakukan aksinya dua pelaku masing-masing Ridwan alias Tommy dan Andika alias Chole menyembunyikan sepeda motor yang dicurinya di sebuah gudang

Sepeda motor yang dicuri tersebut dikumpulkan di gudang.

Lalu setelah terkumpul hendak dijual ke luar Kota Tarakan dengan menggunakan perahu yang dibuat sendiri oleh pelaku.

"Satu motor yang dijual di luar Kota Tarakan itu dapat mencapai Rp 1.500.000 sampai dengan Rp 2.000.000,," ucap Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Guntar Arif Setiyoko.

Dikatakan Guntar, sebenarnya ada beberapa sepeda motor yang berhasil dibawa ke luar Kota Tarakan, yaitu Nunukan.

"Namun sepeda motor itu belum sempat dijual hanya dititipkan dengan keluarganya," ujarnya.

Guntar mengatakan, modus operandi yang dilakukan pelaku untuk mencuri sepeda motor dengan mengintai sepeda motor yang di parkie di depan ruko atau di rumah warga.

"Jadi dua pelaku sepeda motor ini mencuri sepeda motor yang pemilik motornya tidak mengunci stang motor lalu membawanya pergu dan kunci motor masih menempel di sepeda motor," ujarnya.

Bagaimana dengan penadah sepeda motor yang dicuri dua pelaku tersebut? "Ini kasusnya masih kita kembangkan lebih lanjut untuk mencari siapa pelaku penadah sepeda motor curian tersebut ," katanya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved