Angkat Tema Etuda Enggana, Batik Kutai Timur Hadir di New York Fashion Week
Kesuksesan memamerkan batik khas Kutai Timur, dengan corak akaroros, pakis dan burung enggan
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kesuksesan memamerkan batik khas Kutai Timur, dengan corak akaroros, pakis dan burung enggang, di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) Maret 2019 lalu,
membuat perancang busana nasional Lia Afif kembali ingin memamerkan batik khas Kutai Timur. Tidak di ajang nasional, tapi internasional.
Yakni, ASC Fashion Week- New York Fashion Week di New York, Amerika Serikat pada 8 September 2019 mendatang.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Rizali Hadi didampingi Kabid Industri dan Pariwisata Tirah Bahar KB, Minggu (1/9).
“Mengusung tema Etuda Enggana, ada 12 busana muslim menggunakan batik khas Kutai Timur yang akan dipamerkan dalam ajang tersebut.
Ini merupakan ikhtiar kami untuk Pariwisata Kutim, dengan mengenalkan produk lokal masyarakat ke tingkat internasional,” ungkap Tirah.
Apalagi setelah diumumkannya Kalimantan Timur menjadi Ibu Kota Negara yang baru, tentu Kabupaten Kutai Timur sebagai daerah penyangga tidak bisa tinggal diam.
Satu di antaranya adalah mengembangkan potensi pariwisata melalui pengembangan produk lokal yang menjadi kekhasan daerah, yakni Batik Kutai Timur.
“Mengembangkan Batik Khas Kutai Timur adalah sebuah usaha yang sedang kami lakukan. Daerah kita punya beragam potensi pariwisata yg menjanjikan dan salah satunya hadir melalui Batik Khas Kutim.
Lahirnya pengrajin dan pembatik lokal yang berbakat di Kutim menjadi alasan kami untuk terus mempromosikan Batik Khas Kutim ini,” beber Tirah.
Etuda Enggana, menurut Tirah terinspirasi dari harmoni nada dan burung Enggang. Harapannya, semoga Kutai Timur semakin dikenal dan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah tercinta ini.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan memberikan supportnya, terkhusus pada PT KPC yang senantiasa mendukung dalam memajukan pariwisata di Kutai Timur,” ujar Tirah.
Sebelumnya, untuk sampai ke tingkat ini, Dinas Pariwisata Kutai Timur terus menggencarkan sosialisasi produk Batik Kutim ke beberapa kegiatan tingkat nasional.
Mengintensifkan pelatihan membatik bagi ibu rumah tangga, maupun kalangan usaha yang berminat di bidang produk fashion.
Mulai tingkat dasar hingga lanjutan dilakukan di Kutim, hingga tingkat mahir yang dilakukan dengan mengirimkan mereka yang benar-benar berminat membatik, untuk berlatih di pusat batik Indonesia di Pulau Jawa.(*)
