Jumat, 1 Mei 2026

Raja Salman Cairkan Santunan Korban Crane di Masjidil Haram Rp 85,1 Miliar

-Raja Salman akhirnya mencairkan santunan sebesar Rp 85,1 miliar kepada Warga Negarea Indonesia (WNI) yang menjadi korban musibah di Masjidil Haram

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
AFP
Warga Arab Saudi dan jemaah haji, Sabtu (12/9), mengamati crane atau mesin derek yang ambruk sehari sebelumnya dan menimpa area Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi. Tak kurang dari 107 anggota jemaah haji dari sejumlah negara, termasuk dua warga negara Indonesia, tewas dalam insiden tersebut. 

TRIBUKALTIM.CO-Raja Salman akhirnya mencairkan santunan sebesar Rp  85,1 miliar kepada Warga Negarea Indonesia (WNI) yang menjadi korban musibah crane di Masjidil Haram, pada 2015 silam.

Dengan pencairan dana santunan ini, Kementerian Agama siap membantu  finalisasi administrasi dana dana santunan kepada ahli waris maupun korban.

Menteri Agama Lukman Hakim, Senin (2/9/2019) mengatakan, Kementerian Agama siap membantu Kementerian Luar Negeri untuk mempercepat finalisasi administratif ,

terkait penyampaian dana santunan kepada para korban luka berat dan cacat permanen serta para ahli waris korban meninggal dunia.

Tak Dibawa ke Tanah Air, Jenazah Mbah Moen Dimakamkan di Mekkah dan Dishalatkan di Masjidil Haram

Sedang Umrah saat Fenomena Ribuan Serangga Hitam Serbu Masjidil Haram, Maia Estianty Ungkap Faktanya

Sebelumnya, KBRI Riyadh menyatakan telah menerima cek santunan dari Raja Salman senilai USD6,133 atau setara SAR23juta, atau senilai Rp85,1miliar, pada Kamis (29/8/2019) lalu.

Adapun besaran yang diterima bagi ahli waris atau korban adalah sebagai berikut :

Pertama, nominal 133.333 Dollar Amerika (setara 500 ribu Riyal) atau Rp. 1,8 miliar  untuk korban luka berat.

Dan kedua, nominal 266.666,66 Dollar Amerika (setara 1 Juta Riyal) atau Rp. 3,7 miliar untuk korban meninggal dan korban cacat permanen.

Korban Wafat Musibah Crane Menjadi 111 Orang

Pemerintah Arab Saudi Keluarkan Larangan Selfie di Masjidil Haram

Menag pun mengapresiasi langkah pemerintah Arab Saudi atas kepedulian Pemerintah Saudi Arabia terhadap ahli waris dan keluarga para korban jatuhnya crane.

"Ini bentuk pertanggungjawaban dan kepedulian yang amat patut diapresiasi. Apa yang ditunggu ahli waris dan korban segera terwujud," ungkap dia.

Diketahui, pada 11 September 2015 silam, saat musim haji berlangsung terjadi musibah jatuhnya alat berat crane di Masjidil Haram yang menewaskan lebih dari 100 orang dan mencederai lebih 200 orang.

Jamaah haji yang menjadi korban musibah crane berasal dari Indonesia, Pakistan, India, Bangladesh, Malaysia, Turki, Aljazair, Iran, Irak, Libia, Afghanistan dan Mesir. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved