Iuran BPJS Kesehatan Naik, Penajam Paser Utara Siapkan Hingga Rp 48 Miliar untuk Warganya

Kabupaten Penajam Paser Utara mengantisipasi iuran BPJS Kesehatan naik. Caranya meningkatkan alokasi anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Penajam Paser Utara Siapkan Hingga Rp 48 Miliar untuk Warganya
HO - BPJS Kesehatan
Abdul Karmain, salah seorang petani karet dan perternak sapi di Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Iuran BPJS Kesehatan Naik, Penajam Paser Utara Siapkan Hingga Rp 48 Miliar untuk Warganya.

Kabupaten Penajam Paser Utara mengantisipasi iuran BPJS Kesehatan naik. Caranya meningkatkan alokasi anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran

Rencana kenaikan premi iuran Jaminan kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan hingga 100 persen, tetap akan dinaikkan tertanggal 1 Januari 2020.

Meskipun pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menolak kenaikan premi 100 persen tersebut.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tetap bersiap.

Kepala UPT Jamkesda Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, Ahmad Padaelo mengatakan, pihaknya sedang bersiap untuk kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.

Caranya dengan menyesuaikan dengan regulasi daerah.

"Kami masih menganalisis fluktuasi demografis dan regulasi penyerta kebijakan JKN untuk memformulasikan regulasi yang bersesuaian dengan arah kebijakan daerah," katanya, Selasa (3/9/2019).

Kebijakan daerah yang dimaksud tak lain adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD.

Menurutnya, jika estimasi penambahan tetap 100 persen, maka tahun 2020 nanti estimasi premi iuran perorangan yakni Rp 80.000 hingga Rp 85.000, membutuhkan anggaran sebesar Rp 41 hingga Rp 48 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved