Penulis Menyajikan Tipuan Cerdas, Novel Herry Potter Dikeluarkan dari Perpustakaan Sekolah di AS
Dirilis pada 1997, dua tahun kemudian buku itu jadi yang paling banyak ditentang di AS, dan menduduki puncak American Library Associations
TRIBUNKALTIM.CO, NASHVILLE - Sebuah sekolah Katolik swasta di Amerika Serikat ( AS) memutuskan membuang semua novel Harry Potter dari perpustakaan karena dianggap "menyulut roh jahat".
Dilansir dari Kompas.com, media lokal The Tennessean memberitakan, pastor di Sekolah St Edward mengirim surel kepada orangtua murid di mana dia mengaku dihubungi "pengusir setan".
Senin (2/9/2019), Pastor Dan Reehil mengatakan pengusir setan merekomendasikan supaya buku Harry Potter segera dicoret dari sekolah Katolik.
Sebabnya, novel karangan JK Rowling tersebut menyajikan tipuan cerdas bagaimana sihir
yang ditampilkan dalam petualangan penyihir bernama Harry Potter itu bisa ditampilkan baik atau pun jahat.
"Kutukan dan mantra yang disajikan benar adanya. Jika dibacakan oleh manusia, maka ada kemungkinan bakal memanggil roh jahat," beber Reehil dalam pesannya.
Memang, terdapat kutukan dalam buku terkenal yang terbit antara 1997 sampai 2007 itu.
Seperti Imperio yang merupakan kutukan untuk mengontrol gerakan musuh.
Lalu Crucio yang merupakan kutukan untuk menyiksa lawan.
Dan terakhir Avada Kedavra untuk membunuh.
Ketiga kutukan ini masuk dalam Kutukan Tak Termaafkan.
Rebecca Hammel yang merupakan pengawas sekolah di Diosesan Nashville berkata,
Reehil langsung mengirim surel setelah menerima penyelidikan dari orangtua murid.
Menurut Hammel, apa yang dilakukan Reehil bisa dibenarkan karena setiap pastor mempunyai otoritas kanonik untuk memastikan kebaikan bagi sekolahnya.
Berdasarkan pemberitaan, buku-buku itu berasal di rak hingga akhir semester sebelumnya. Namun pihak sekolah baru saja membuka perpustakaan baru tempat bukunya bakal disingkirkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/roh-jahat.jpg)