Lingkungan Hidup

Eceng Gondok Cirebon dan Gebrakan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Bersihkan Sungai di Tanjung Selor

Di Jawa Barat ada Eceng Gondok Cirebon dan di Tanjung Selor Kalimantan Utara menata Sungai Buaya dan Selor bersihkan dari eceng gondok.

Eceng Gondok Cirebon dan Gebrakan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Bersihkan Sungai di Tanjung Selor
Tribunkaltim.co/Budi Susilo
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Pemprov Kalimantan Utara bersama pemerintah kabupaten berupaya melakukan revitalisasi Sungai Buaya dan Sungai Selor ini. Warga bersama dengan Gubenur Kaltara Irianto Lambrie bekerja bakti, bersihkan Sungai Selor dan Sungai Buaya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur pada Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Belakangan ini diramaikan dengan kehebohan tempat indah Eceng Gondok Cirebon. Lokasi ini pun banyak dikunjungi banyak orang, tempatnya jadi indah lantaran ada tanaman eceng gondok yang bertumbuh, berbunga-bunga.

Keberadaan Eceng Gondok Cirebon ini berada di Blok Wadas Ilir, Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Mengutip dari Tribunjabar.com, warga masyarakat kunjungi lokasi Eceng Gondok Cirebon ini pada Minggu (30/6/2019).

Di lokasi Eceng Gondok Cirebon ini terlihat tumbuhan eceng gondok hamparan hijau, ada bunga-bunganya.

Sampai warganet mengistilahkan lokasi Eceng Gondok Cirebon ini dengan sebutan "Cirebon Rasa Korea."

Tempat ini spesial berada di permukiman desa akan tetapi serasa di luar negeri.

"Lumayan buat foto-foto. Dari kota juga cuman 30 menit. Bener-bener nggak nyangka juga sih ternyata bener ada di Cirebon," ujar Retno, yang sambangi tempat Eceng Gondok Cirebon ini.

Saban hari pasti saja sering dikunjungi banyak orang, penasaran ingin melihat langsung Eceng Gondok Cirebon, jika dikalkulasikan pengunjung harian bisa mencapai ratusan orang. 

"Kelihatannya tuh bagus, kaya bukan di Cirebon saja. Kaya di korea, kebetulan suka banget liat drama Korea," ungkap Retno lagi.

Tempat Eceng Gondok Cirebon itu pun semakin lengkap saat menjelang senja, pengunjung bisa menikmati suguhan alam raya mahari tenggelam.

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved