7 Awak Segera Bebas,16 ABK Tanker Berbendera Inggris Akan Tetap Berada di Atas Kapal
Kapal tanker Stena Impero yang berbendera Inggris itu milik Swedia dan ditahan oleh Garda Revolusi Iran saat melintasi Selat Hormuz pada 19 Juli
TRIBUNKALTIM.CO, TEHERAN - Iran menjanjikan bakal membebaskan tujuh anggota awak kapal tanker berbendera Inggris, Stena Impero, yang ditahan Garda Revolusi Iran.
Kabar itu dilaporkan stasiun televisi Iran, pada Rabu (4/9/2019),
meski pemilik kapal mengaku belum menerima konfirmasi resmi mengenai tanggal pembebasan tersebut.
Dilansir dari Kompas.com, kapal tanker Stena Impero yang berbendera Inggris itu milik Swedia dan ditahan oleh
Garda Revolusi Iran saat melintasi Selat Hormuz pada 19 Juli,
karena diduga melakukan pelanggaran wilayah perairan.
Kapal itu ditahan selang dua pekan setelah ditahannya kapal tanker super Iran, Grace 1,
di wilayah Gibraltar oleh Maritim Kerajaan Inggris dan telah dibebaskan bulan lalu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan kepada stasiun televisi bahwa
tujuh kru kapal yang akan dibebaskan, termasuk warga negara India,
diizinkan meninggalkan kapal tanker dengan alasan kemanusiaan.
"Kami tidak memiliki masalah dengan kru dan kapten kapal.
Yang menjadi masalah adalah pelanggaran yang dilakukan oleh kapal itu," kata Mousavi.
Menurut pemilik kapal tanker, Stena Bulk, kapal itu memiliki 23 orang kru, yang berasal dari sejumlah negara,
yakni India, Rusia, Latvia, dan Filipina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapaltankerr.jpg)