Senin, 8 Juni 2026

Perjalanan PB Djarum, dari Komunitas Karyawan Sampai Lahirkan Atlet Dunia, Berikut Deretan atletnya

Kabar mengenai penghentian event Audisi Umum Beasiswa audisi Bulu Tangkis yang diprakarsai PB Djarum menjadi perhatian banyak pihak.

Tayang:
BADMINTON INDONESIA
Tim putra PB Djarum berpose di atas podium kampiun Djarum Superliga Badminton 2019 seusai menundukkan Musica Trinity dengan skor 3-1. 

Acara tersebut sekaligus dilaksanakannya audisi umum di GOR Satria Purwokerto.

 

Setelah dituding melakukan brand image pada anak-anak, PD Djarum juga menurunkan seluruh brand PB Djarum termasuk kaus yang menjadi sorotan utama dalam masalah ini.

Untuk diketahui, KPAI dan Yayasan Lentera Anak menuding PB Djarum melakukan eksploitasi anak di balik audisi beasiwanya.

Melalui akun Twitter @lenteraanak_, yayasan Lentera Anak mengunggah sebuah thread soal dugaan adanya eksploitasi anak dalam audisi tersebut.

Menurut yayasan tersebut, "pembinaan" yang dilakukan oleh PB Djarum dimanfaatkan untuk menjadi bagian dari strategi pemasaran.

Yayasan Lentera Anak menyebut, peserta audisi diharuskan untuk mengenakan kaos bertuliskan DJARUM yang sama dengan jenis huruf dan merek rokok.

Para peserta audisi juga dianggap terpapar brand image Djarum.

Dari beberapa pandangannya, yayasan tersebut menyimpulkan, audisi PB Djarum yang melibatkan anak usia 6-15 tahun diduga sebagai ekspoloitasi anak karena memanfaatkan tubuh anak untuk mempromosikan brand image Djarum.

Selain itu, anak juga dinilai diikurtsertakan dalam penyelenggaraan yang disponsori produk tembakau.

Alasan lain adalah mereka menggunakan logo produk tembakau yang dianggapp termasuk brand image.

Audisi PB Djarum menjadi polemik karena dituding melakukan eksploitasi anak
Audisi PB Djarum menjadi polemik karena dituding melakukan eksploitasi anak (pdjarum.org)

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, pihaknya telah memberikan bukti dan penjelasan apabila PB Djarum bukan produk tembakau.

"Kita sudah menjelaskan dan banyak bukti kalau PB Djarum itu bukan produk tembakau, dan tahun lalu pun kita dapat penghargaan sebagai Institusi Olahraga of the Year dari Menpora. Itu bukti nyata kita bukan produk rokok," ujar Yoppy, Sabtu (7/9/2019), dikutip dari pbdjarum.org.

Berikut ini tanggapan beberapa pihak terkait keputusan PB Djarum untuk menghentikan audisi beasiswa bulutangkis.

1. Kak Seto

Menurut pemerhati anak, Seto Mulyadi atau kerap disapa Kak Seto, keputusan PB Djarum untuk menghentikan audisi dianggap seperti anak kecil yang sedang ngambek.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved