Pilkada Balikpapan
Rahmad Masud Belum Pasti Bertarung di Pilkada Balikpapan, Rudi Masud pun Bantah Maju Pilkada Bontang
Partai Golkar mengusung secara aklamasi, tapi semua keputusan untuk ikut kontestasi Pilkada Balikpapan berada di tangan Rahmad Masud.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Partai Golkar sebagai partai pemenang pileg 2019 di Kota Balikpapan, Kalimatnan Timur sepertinya masih menunggu pergerakan dan kondisi politik saat ini dalam songsong Pilkada Balikpapan atau Pilkada 2020 nanti.
Bahkan dari hasil rapat pleno pengurus harian DPD Golkar Balikpapan beberapa waktu lalu memang mengusung wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud sebagai calon walikota di Pilkada 2020 mendatang.
Meskipun mengusung secara aklamasi, tapi semua keputusan untuk ikut kontestasi Pilkada Balikpapan berada di tangan Rahmad Masud.
Namun ketika dikonfirmasi oleh Tribunkaltim.co, Rahmad Masud menyatakan dirinya masih belum memutuskan untuk ikut Pilkada Balikpapan tahun depan.
Ia pun masih menunggu restu dan dukungan dari keluarga untuk memantapkan dirinya maju di Pilkada Balikpapan.
"Satu ini poinnya saya belum bisa bergerak karena ada etika keluarga. Delapan saudara harus memutuskan apa saya harus mengikhlaskan diri untuk mewakafkan diri memajukan Kota Balikpapan. Jika salah satu yang belum atau tidak mengizinkan, saya istirahat dulu, di dunia politik," kata Rahmad Masud pada Senin (9/9/2019).
Misalkan seluruh saudara Rahmad Masud setuju jika dirinya maju untuk Pilkada mendatang, ia pun harus meminta restu dari sang istri Nurlena.
Bahkan jika DPP Partai Golkar memaksa harus ikut Pilkada Balikpapan ia pun harus menunggu keputusan bersama di internal keluarganya.
"Meskipun presiden memaksa saya kalau Keluarga tidak mengizinkan, saya tidak ikut," tegas Rahmad Masud.
Di tempat berbeda, anggota DPR RI Rudi Masud membantah kabar mengenai dirinya mencalonkan sebagai kandidat Wali Kota Bontang di Pilkada 2020 nanti.
Ia memastikan utusan yang mengatasnamakan dirinya untuk mengambil formulir di Kantor Sekretariat DPC PDIP Bontang tidak benar.
“Tidak ada utusan saya ambil formulir pendaftaran di PDIP, hoaks itu,” ujar Rudi Masud saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Kamis (5/9/2019).
Politisi Partai Golkar ini mengatakan belum pernah menunjuk utusan untuk mengambil formulir di PDIP Bontang. Ia mengaku belum melirik peluang maju sebagai calon Wali Kota di Pilkada Bontang.
Ia menambahkan, sebagai kader Partai Golkar sudah cukup kursi untuk mengusung calon di Pilkada Bontang. Pihaknya tak perlu mendaftar di partai lain jika ingin maju sebagai kontestan di Pilkada.
“Golkar sudah cukup untuk mengusung di Pilkada Bontang, jadi tidak benar kalau ada utusan atas nama saya ambil formulir di PDIP,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wakil-walikota-rahmad-masud-usai-mengikuti-halal-bihalal-di-rumah-ketua-dprd-balikpapan.jpg)