Selasa, 21 April 2026

Bank Indonesia Balikpapan Launching Sekolah Peduli Rupiah 2019, Pelajar Pejuang Rupiah

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan meluncurkan Sekolah Peduli Rupiah 2019. Diikuti 30 sekolah yang nanti menjadi Duta Rupiah

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Rafan Arif Dwinanto
tribunkaltim.co/Siti Zubaidah
Tekan Tombol, tanda dimulainya rangkaian kegiatan Sekolah Peduli Rupiah yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Balikpapan, Rabu (11/9/2019 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Pemerintah Kota Balikpapan menyelenggarakan program Sekolah Peduli Rupiah 2019

Sekolah Peduli Rupiah ini bertujuan memberikan edukasi dan sosialisasi ke berbagai kalangan mengenai uang rupiah.

Terutama ciri-ciri keaslian uang rupiah (CIKUR) dan kampanye cinta rupiah.

Sekolah Peduli Rupiah Tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Bimo Epyanto di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Rabu (11/9/2019).

Program Sekolah Peduli Rupiah tahun 2019 mengusung tagline Pelajar Pejuang Rupiah.

Sekolah Peduli Rupiah diikuti oleh 30 sekolah menengah atas sederajat se-Kota Balikpapan dengan jumlah peserta mencapai 480 orang.

Sekolah Peduli Rupiah merupakan program edukasi dan literasi tentang uang rupiah yang terdiri atas pengenalan ciri-ciri keaslian uang rupiah, dasar hukum mata uang, serta kebanksentralan kepada siswa dan siswi.

Selanjutnya para peserta menjadi Duta Rupiah yang mengkampanyekan cinta rupiah ke masyarakat lebih luas.

Pada kegiatan Pencanangan Sekolah Peduli Rupiah, Bank Indonesia juga memberikan bantuan edukasi uang Rupiah senilai total Rp105 juta kepada 30 sekolah di Kota Balikpapan.

Di mana masing-masing sekolah akan menerima Rp 3.500.000.

Soroti Miliaran Rupiah Temuan BPK di KPK, WP KPK Justru Nilai Revisi UU KPK Bakal Menguatkan

Driver Ojol Ini tak Sadar Dibayar Pakai Uang Palsu, Ketahuan Saat Beli Hadiah Sepatu untuk Putrinya

Berulang Kali Gunakan Uang Palsu untuk Belanja Rokok dan Mie, Bocah 14 Tahun Diringkus Warga

Polisi membeber barang bukti uang-uang palsu dengan nominal senilai Rp1 miliar yang disita dari pasangan suami istri tersangka penipuan.
Polisi membeber barang bukti uang-uang palsu dengan nominal senilai Rp1 miliar yang disita dari pasangan suami istri tersangka penipuan. (surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono)

Penyerahan bantuan dilakukan simbolis oleh kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan kepada Komite Pengawas SMA/Sederajat yang disaksikan oleh Walikota Balikpapan.

Bimo Epyanto mengatakan, rangkaian program Sekolah Peduli Rupiah terdiri dari beberapa lomba yaitu lomba Duta Rupiah sebagai lomba utama, dan tiga lomba pendukung.

Yaitu lomba cerdas cermat, lomba madding rupiah 3D, dan lomba dance rupiah yang akan berlangsung mulai September hingga November 2019.

Bimo mengharapkan, melalui program Sekolah Peduli Rupiah, seluruh siswa yang terlibat dapat berkontribusi dalam menjaga dan merawat uang rupiah yang merupakan salah satu lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kegiatan ini juga menjadi bagian pembelajaran karakter bagi siswa sebagai duta komunikasi di masyarakat.

Ke depan, Bank Indonesia mengharapkan program ini dapat mendukung kampanye cinta rupiah sehingga uang rupiah yang beredar layak sekaligus mampu meningkatkan awareness masyarakat terhadap peredaran uang palsu," kata Bimo. (*)

TONTON JUGA:

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved