Tak bisa Ambil Gaji Gara-gara Diblokir, Denny Setiawan Gugat BRI Rp 1 Miliar

Gara-gara rekeningnya diblokir tanpa alasan selama 4 bulan, anggota anggota Polresta Surakarta Denny Setiawan melayangkan gugatan ke BRI

Tak bisa Ambil Gaji Gara-gara Diblokir, Denny Setiawan Gugat BRI Rp 1 Miliar
tribunkaltim.co/Aris Joni
Ilustrasi-Sidang di Pengadilan Negeri 

TRIBUNKALTIM.CO-Gara-gara rekeningnya diblokir tanpa alasan selama 4 bulan, anggota anggota Polresta Surakarta Denny Setiawan melayangkan  gugatan kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Dalam gugatan ini, Denny meminta ganti rugi Rp 1 miliar baik material dan imaterial.

Besaran ganti rugi ini disampaikan dalam sidang beragenda pembacaan replik.

Detail kerugian Rp 10 juta untuk material dan Rp 1 miliar untuk imaterial.

Kuasa Hukum penggugat, Heroe Setiyanto memaparkan kini kliennya menanggung banyak hutang, lantaran rekeningnya diblokir secara sepihak oleh oknum pegawai BRI.

"Klien kami, Mas Denny, itu sampai menggadaikan mobil untuk memenuhi kebutuhan hidup. Belum lagi soal hutang yang lain, yang semestinya tidak perlu dilakukan karena kasus pemblokiran sepihak tanpa alasan ini," tegasnya usai sidang di Pengadilan Negeri Solo, Selasa (10/9/2019) sore.

Heroe juga menanggapi jawaban BRI pada sidang pekan lalu.

Dia menolak jawaban BRI yang terkesan lepas dari tanggunjawab, sekaligus membebankan semua kesalahan kepada oknum pegawai.

"Yang kami gugat ini BRI, terlepas si oknum tersebut melakukan kesalahan, ya tetap BRI yang tanggungjawab. Oknum tersebut memblokir atas nama BRI, bukan pribadi," sambung Heroe.

Sebagai informasi, oknum pegawai yang melakukan pemblokiran terhadap anggota Satresnarkoba Polresta Solo itu adalah Pjs Kepala Unit BRI Ngesrep berinisial P.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved