Sabtu, 25 April 2026

Perkebunan Sawit dan Hutan Industri Tak Terbakar, Kapolri: Saya Kok Jadi Heran

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian.

Editor: Samir Paturusi
(KOMPAS.COM/IDON)
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, mendapat perhatian serius dari aparat Kepolisian.

Bahkan  Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian meninjau langsung kebakaran tersebut.

Namun demikian, ia mengaku heran usai  meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Minggu (15/9/2019).

Tito heran karena tidak ada perkebunan sawit maupun tanaman industri lainnya yang ikut terbakar.

"Apa yang sudah kami lihat dari helikopter bersama Panglima TNI dan Kepala BNPB, lahan yang sudah jadi perkebunan,

baik sawit maupun tanaman industri lainnya, kok tidak ada yang terbakar. Misal pun ada paling hanya sedikit dan di pinggir," kata Tito melalui keterangan tertulis yang dibagikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (15/9/2019).

Menurut Tito, hal itu menunjukkan bahwa karhutla dilakukan oknum tertentu untuk membuka lahan baru.

"Ini menunjukkan adanya praktik 'land clearing' dengan mudah dan murah memanfaatkan musim kemarau," ungkapnya.

Tito meminta anggota satuan tugas (satgas) karhutla agar lebih solid dalam menangani masalah tersebut.

Untuk itu, ia menegaskan akan memberlakukan sistem pemberian penghargaan dan hukuman kepada anggotanya.

"Polda beserta jajarannya akan kami berikan 'reward and punishment'," tutur dia.

Tito meninjau lokasi karhutla bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BNPB Doni Monardo.

TNI Pantau Karhutla di Riau Selama 24 Jam Melalui Drone

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyebabkan kabut asap yang semakin pekat di Provinsi Riau, membuat TNI turun tangan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved