Bangun Lintas Rel Terpadu, Pemkot Malang Gandeng Investor Lokal
Pembangunan transportasi massal Lintas Rel Terpadu ( LRT) kembali direncanakan Pemerintah Kota Malang
TRIBUNKALTIM.CO,MALANG-Pembangunan transportasi massal Lintas Rel Terpadu ( LRT) kembali direncanakan Pemerintah Kota Malang.
Bahkan investor lokal siap membiayai pembangunan transportasi massal tersebut.
Walikota Malang, Sutiaji mengatakan, sudah ada investor lokal yang bersedia membiayai pembangunan transportasi massal itu.
Namun begitu, Pemkot Malang belum memiliki rencana detil terkait pembangunan tersebut. Sutiaji memastikan, pembangunan LRT itu dapat mengurai kemacetan di Kota Malang.
Pembangunan itu tidak akan membuka jalur baru, melainkan memanfaatkan jalan yang sudah tersedia.
"Menggunakan jalan yang sudah ada. Modelnya rencananya ramping. Tidak seperti yang Jakarta," kata Sutiaji di Balai Kota Malang, Senin (16/9/2019).
"Ini (investornya) dalam negeri. Dan bentuknya kapsul. Kongkretnya kalau mereka sudah paparan ke kita," jelasnya.
Sutiaji belum memastikan rute pembangunan LRT tersebut. Rencananya, transportasi massal itu bakal menghubungkan sejumlah kampus yang ada di Kota Malang.
"Bisa dari kampus ke kampus," katanya. Pembangunan transportasi massal itu tidak akan menggunakan anggaran negara.
Rencananya, 60 persen dana akan ditanggung oleh pihak investor sedangkan sisanya akan dibuka untuk publik.
"Kemarin maunya investor 60 persen, 40 persen dilempar ke publik," katanya.
Adapun kebutuhan dana untuk pembangunan itu berkisar di angka Rp 200 miliar per kilometer.
"Kalau LRT yang dari luar (investor luar negeri) itu, per kilometer itu Rp 450 miliar. Kalau ini hanya Rp 200 miliar," ungkapnya seperti dilansir Kompas.Com.
Pembangunan transportasi massal untuk mengurai kemacetan sudah lama menjadi pembahasan Pemerintah Kota Malang. Namun, rencana itu tidak kunjung terealisasi.
• Riset Litbang Kompas, Menyusul MRT Beroperasi, Warga Antusias Menjajal Kereta Ringan LRT Jakarta
• Oknum DPRD Kabupaten Malang Diduga Sebar Foto Tak Senonoh, Korban Akan Laporkan ke PKB
• Penasaran Ditetapkan Sebagai Ibu Kota Negara, Rombongan Bupati Pemalang Kunjungi Kabupaten PPU
• Nasib Malang Persib Bandung, Stok Pemain Menipis Jelang Melawan Badak Lampung FC
