Alami Gejala ISPA Seperti Ini, DKK Balikpapan Imbau Warga Segera ke Puskesmas Terdekat

DKK Balikpapan mengimbau warga untuk segera ke puskesmas jika mengalami gejala ISPA akibat kabut asap

Alami Gejala ISPA Seperti Ini, DKK Balikpapan Imbau Warga Segera ke Puskesmas Terdekat
(HO/DLH KALTARA)
Sejumlah murid SD 001 Tanjung Selor mengenakan masker pembagian dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Utara, Senin (16/9/2019). 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan hingga saat ini penderita ISPA mencapai 3.000 jiwa.

Hal ini disampaikan Rizal Effendi Selasa (17/9/2019) kemarin. 

Namun dari semua penyakit ISPA tersebut salah satunya berasal dari kabut asap.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota atau DKK Balikpapan Andi Sri Juliarti, penyakit ISPA disebabkan bermacam-macam hal.

"Penyebab ISPA banyak bisa virus, bakteri dan polutan," kata Andi Sri Juliarti, Rabu (18/9/2019).

Jika dibandingkan dengan bulan September 2018, kata Andi tren ISPA mengalami penurunan di September 2019.

September 2018 tercatat sekitar 6.542 jiwa, sedangkan di bulan September 2019 tercatat sekitar 2.987 di seluruh puskemas Kota Balikpapan.

Meskipun mengalami penurunan DKK Balikpapan tetap waspada untuk mengantisipasi kabut asap.

Salah satunya mempersiapkan stok obat-obatan untuk ISPA dan obat alergi lainnya.

Selain itu pihaknya juga mempersiapkan ratusan ribu masker.

Halaman
1234
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved