Selasa, 14 April 2026

Jalur Kereta Api Tanjung Selor- Mangkupadi Butuh Investor, Simak Juga 9 Jalur Lainnya

Pembangunan konektivitas antarwilayah di Kaltara juga dirancang dengan dukungan infratruktur jaringan jalur rel kereta api umum dan rel kereta khusus.

TRIBUN KALTIM/ M ARFAN
Taupan Majid, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pembangunan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Utara juga dirancang dengan dukungan infratruktur jaringan jalur rel kereta api umum dan rel kereta api khusus.

Melihat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kalimantan Utara Tahun 2017-2037, jaringan jalur kereta api umum meliputi dua bagian.

Pertama, jaringan jalur kereta api nasional yang meliputi Tanjung Redeb (Kalimantan Timur)-Tanjung Selor-Tana Tidung-Malinau-Seimanggaris.

Kedua, jaringan jalur kereta api provinsi yang kewenangann pembangunannya ada di tangan Pemprov Kalimantan Utara.

Sedikitnya ada 10 jalur kereta api provinsi yang tercatat dalam RTRW Kalimantan Utara.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara, Taupan Majid menjelaskan, salah satu diantaranya tengah dalam tahap pembuatan dokumen perencanaan.

Jalur tersebut yakni jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi di Kabupaten Bulungan.

"Kita sudah lakukan perencanaan. Bahkan sudah dibicarakan sampai di tingkat kementerian," sebut Taupan Majid, Rabu (18/9/2019).

Jalur kereta api Tanjung Selor-Mangupadi dirancang sepanjang 75 kilometer.

Jalur kereta api ini diarahkan menjadi simpul Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.

"Kita ketahui bersama, bahwa kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi itu sudah menjadi proyek strategis nasional.

Dan kita harus menyiapkan simpul transportasinya sejak dari sekarang untuk kelancaran arus distribusi dari dan ke kawasan industri tersebut," ujarnya.

Berdasarkan dokumen perencanaan yang disusun Dinas Perhubungan bekerjasama dengan STTD Bekasi, koridor Tanjung Selor-Mangkupadi akan dilengkapi 6 (enam) stasiun.

Masing-masing di Tanjung Selor, Apung, Sajau Hilir, Binai, Tanah Kuning dan Mangkupadi.

Taupan Majid mengungkapkan, perencanaan pembangunan jaringan jalur kereta api memang harus dimulai sejak sekarang agar Kalimantan Utara lebih siap.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved