Kebakaran Hutan dan Lahan Nyaris Hanguskan Perumahan, Warga Memilih Mengungsi
kompleks perumahan Nuansa Serdam Residence, di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (20/9/2019), nyaris terbakar
TRIBUNKALTIM.CO,PONTIANAK-kompleks perumahan Nuansa Serdam Residence, di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (20/9/2019), nyaris terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar perumahan tersebut.
Kebakaran hutan dan lahan ini diperparah lagi dengan angin kencang sehingga semakin mendekati pemukiman warga tersebut.
Warga setempat, Chairil Anwar menceritakan, api pertama kali muncul dan dapat terlihat dari perumahan Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.
• Karhutla Kali Ini Buat Frustasi Warga Perancis, Ingatkan Tragedi 2015 Anaknya Derita Sakit Batuk
• Kejadian Unik saat Padamkan Karhutla, Ketemu Ular Berkaki 3 hingga Dapat Kode dari Beruang Buas
Dilansir dari Kompas.Com, dia tidak tahu api itu berasal dari mana. Namun, karena angin cukup kencang, api terlihat semakin membara dan mendekati perumahan.
"Melihat api yang semakin mendekat, warga memilih mengungsi. Karena selain api, kabut asap juga semakin pekat," kata Chairil.
Humam, warga lainnya menambahkan, api dari hutan itu sangat cepat merambat ke kawasan perumahan. Bahkan, jaraknya sudah sekitar 10 meter.
"Rumah saya persis dekat dengan api. Saat ini, saya mengungsi. Kasihan istri saya, dia sedang hamil," terang dia.
Sementara itu, warga dibantu personel TNI melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya. Menggunakan dahan, menyiram air menggunakan ember dan membuat sekat agar api tidak cepat merembet.
• Kisah Petugas Saat Padamkan Karhutla, Mulai Ditegur Beruang Sampai Temukan Ular Berkaki Tiga
• Pangdam Berharap Penanganan Karhutla Harus Lebih Baik, Begini Tanggapan Sekprov Kaltara
• 300 Personil Kodim 0908 Bontang Disiapkan Tangani Karhutla, Dirikan Posko di Lokasi Ini
Mengingat, hingga Kamis sore belum ada satu pun armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.
Serda Andi Siswanto, anggota Posko 10 Satgas Karhutla Terpadu mengatakan, pihaknya bersama lima personel TNI lainnya baru mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 16.00 WIB.
Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mengecek ke lokasi dan ternyata benar, api sudah mendekati perumahan warga.
“Saat ini, yang bisa kami lakukan adalah membuat sekat untuk menghalau laju api agar tidak cepat merembet ke pemukiman. Karena pemadam belum tiba ke lokasi,” kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/karhutla-di-kampung-tumbit-dayak-ini-mulai-merembet-ke-pemukiman-warga.jpg)