Darurat Kabut Asap

Lapisan Daun Ranting Kering Sulitkan Pemadaman Karhutla di Tanjung Palas Timur

Setelah dipadamkan, hilang asapnya. Akan tetapi tebalnya serasah atau sekam-sekamnya sampah daun daun ranting kering itu bisa berbara lagi.

Lapisan Daun Ranting Kering Sulitkan Pemadaman Karhutla di Tanjung Palas Timur
TribunKaltim.Co/FB Sutrisman
Bencana kebakaran hutan dan lahan tidak hanya terjadi di Kalimantan Timur namun juga berlangsung di daerah Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara pada Minggu (15/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Titik panas atau hotspot di Kalimantan Utara berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara paling intensif terdeteksi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur. 

BPBD Kalimantan Utara menguak salah satu fakta hotspot di kecamatan yang berbatasan dengan Selat Makassar itu.

Kepala BPBD Kalimantan Utara Muhammad Pandi menjelaskan, tipikal tanah di Tanjung Palas Timur bukalah tanah gambut.

Melainkan lahan berpasir dengan tipikal hutan kerangas yang semak belukarnya padat.

Akar-akar pohon dan dedaunan kering membentuk lapisan kering dan tebal.

"Tebalnya sampai 30 sentimeter. Dan itulah yang seperti gambut, tetapi bukan gambut. Sangat mudah terbakar," sebut Muhammad Pandi kepada Tribunkaltim.co usai menjadi narasumber 'Respons Kaltara' di Kedai 99 Tanjung Selor, Selasa (24/9/2019).

Terlebih cuaca kering, menjadikan lapisan tersebut sangat mudah terbakar jika tersulut api.

Sebagai daerah pesisir, tiupan angin cukup kencang.

Sisa-sisa bara dari proses pemadaman kebakaran berpeluang kembali menimbulkan api atau terbakar.

"Inilah yang menyulitkan kami. Dan titik apinya bukan hanya di satu titik, melainkan dibanyak titik yang terpencar-pencar," sebutnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved