Janazah Caharuddin Korban Penembakan KKB di Ilaga Diterbangkan ke Makassar

Jenazah Caharuddin (25), warga yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata ( KKB) dikirim untuk dimakamkan di kampung halamannya

Janazah Caharuddin Korban Penembakan KKB di Ilaga Diterbangkan ke Makassar
(Shutterstock)
Ilustrasi penembakan. 

TRIBUNKALTIM.CO,TIMIKA-Jenazah Caharuddin (25), warga yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata ( KKB) dikirim untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Walenreng, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Korban penembakan di dekat Bandara Aminggaru, Kampung Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua ini, diterbangkan melalui Bandara Mozes Kilangin Timika

Sebelum diterbangkan ke Makassar, korban diterbangkan dari Ilaga ke Timika menggunakan pesawat milik maskapai Dimonim Air.

Ditembak KKB di Kabupaten Puncak, Dua Tukang Ojek Tewas

Saat Amankan Aksi Anarkis, TNI-Polri Sempat Dua Kali Kontak Senjata dengan KKB

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Mimika dan ke Masjid Agung Babussalam, Jalan KH. Dewantara, Kota Timika.

Sebelumnya, Caharuddin merupakan Kios Oyong di dekat Bandara Aminggaru. Caharuddin meninggal setelah ditembak oleh KKB pimpinan Lekakak Telenggen, pada Sabtu kemarin, di dalam kios.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, dari keterangan masyarakat, disebutkan bahwa warga melihat adanya dua orang menggunakan celana pendek datang ke kios.

Keduanya menggunakan penutup kepala hitam. Satu di antara mereka menggunakan sepatu lumpur.

Para pelaku kemudian mengeluarkan pistol dan menembak korban di bagian kepala.

"Mereka mengeluarkan pistol lalu mengarahkan kepada korban, serta melakukan penembakan yang mengenai kepala korban hingga meninggal dunia," kata Kombes Kamal saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu sore.

Pimpinan KKB Abu Razak Ternyata Mampu Merakit Senjata Api, Pernah Kabur Dari Penjara

Kronologi Kontak Senjata Tewaskan 4 Anggota KKB di Aceh, Warga Kaget dan Sempat Dilakukan Pengejaran

Tiga Orang Tewas Kontak Senjata TNI/Polri dengan KKB, Bupati Puncak: Lakukan Pendekatan Persuasif

Setelah menembak korban, kedua pelaku lalu menyampaikan kepada masyarakat yang hendak berbelanja di kios bahwa mereka berdua adalah adik dari Lekakak Telenggen.

"Setelah itu kedua pelaku melarikan diri ke arah Kali Nakimo atas Bandara Ilaga," tutur Kamal. (*)

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved