Jumat, 1 Mei 2026

KKB Lakukan Pembakaran, Sempat Kontak Senjata dengan Aparat Keamanan

Setelah menewaskan tiga warga sipil dalam dua kejadian, Kelompk kriminal bersenjata ( KKB) terus melakukan teror.

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
Johnson Simanjuntak/Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO,JAYAPURA-Setelah menewaskan tiga warga sipil dalam dua kejadian, Kelompk kriminal bersenjata ( KKB) terus melakukan teror.

Bahkan mereka mulai masuk  masuk ke Distrik Ilaga, yang merupakan ibu kota Kabupaten Puncak, Papua untuk melakukan aksi teror.

"Kemarin ada pembunuhan terhadap pedagang di bandara, lalu malamnya mereka masuk dengan jumlah yang besar dan melakukan pembakaran di Kampung Kimak.

Ada beberapa kios yang ada di kampung situ dibakar," ujar Bupati Puncak Willem Wandi saat dihubungi, Minggu (29/9/2019).

2 Prajurit TNI Terluka Diserang Kelompok Kriminal Bersenjata Saat Bongkar Muat Bahan Makanan

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Tembak Satu Tukang Ojek, Diduga dari Jarak Dekat

Namun, aksi KKB terus berlanjut hari ini. Mereka masuk ke Distrik Ilaga dan melakukan kontak senjata dengan aparat keamanan.

"Lalu dilanjutkan tadi pagi di Ilaga, dengan kontak senjata antara KKB dengan TNI yang bertahan menjaga Ilaga. Mereka betul terang-terangan beraksi di siang hari," kata Willem.

Willem meminta seluruh masyarakat untuk selalu waspada menghadapi teror KKB.

Selain itu, Willem meminta TNI-Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil yang ada di Ilaga.

Ia pun menyatakan akan segera kembali ke Ilaga untuk membahas situasi terkini dan mencari solusi bagi masyarakat.

"Besok saya akan ke Ilaga dan kita akan rapatkan agar masyarakat yang ketakutan, dalam jangka waktu yang pendek kita kirim ke Mimika.

Kalau kita bertahan di sana pasti mereka tidak tenang," kata Willem.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto membenarkan adanya pembakaran honai atau rumah adat milik Kepala Distrik Kimak, pada Sabtu malam.

Kemudian, pada Minggu pagi, KKB mengeluarkan tembakan dan menyatakan siap berperang dengan TNI-Polri.Hal tersebut membuat warga sipil ketakutan.

Kapolda dan Panglima TNI Turun Langsung Atasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga, Papua

Kronologi Pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, 19 Orang Dipastikan Tewas

Ada 31 Pekerja Dinyatakan Tewas, Kelompok Kriminal Bersenjata Disebut Juga Sandera Sejumlah Orang

Menurut Eko, agar aksi KKB tidak meluas, aparat keamanan melakukan pengejaran dan berjaga jaga di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi lintasan kelompok tersebut.

"Dari laporan yang diterima, diketahui kelompok itu dipimpin Penni Murib dan Telaga Telenggen," kata Eko.

Menurut Eko, kini warga di Ilaga mengungsi ke Koramil Ilaga. Seluruh personel TNI masih terus bersiaga untuk mengamankan masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved