Inilah 7 Nama Menteri Jokowi yang Diprediksi Kuat Bertahan, Ada yang Sudah Sempat Pamit ke Bawahan

Ketujuh menteri Jokowi 'lama' ini, dianggap mampu membantu Jokowi merealisasikan janji kampanye untuk periode 2019-2024.

Inilah 7 Nama Menteri Jokowi yang Diprediksi Kuat Bertahan, Ada yang Sudah Sempat Pamit ke Bawahan
via geotimes.co.id
Presiden Joko Widodo menceri figur menteri yang terbaik dalam Kabinet 

Sejumlah menteri yang beberapa hari lalu mengundurkan diri dipastikan tak akan masuk dalam kabinet Jokowi-Maruf.

Adapun 5 menteri yang kemungkinan tidak menjabat lagi.

Mereka antara lain mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Puan dipastikan tak lagi menjadi menteri setelah dia terpilih sebagai Ketua DPR.

Yasonna Laoly diperkirakan juga tak akan menjadi menteri karena memilih menjadi anggota DPR.

Sementara Imam Nahrawi dipastikan tak akan berada di kabinet baru karena menjadi tersangka di KPK kasus korupsi.

Selain tiga nama itu, beberapa nama menteri lainnya diperkirakan tak masuk masuk dalam kabinet karena berpotensi terkena kasus hukum.

Mereka yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dari Partai Nasdem. Kementerian keduanya, terjerat kasus korupsi di KPK.

Sementara pakar Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, beberapa waktu lalu mengungkapkan siapa saja sosok menteri di Kabinet Kerja I yang layak dipertahankan.

Ketujuh menteri 'lama' ini, kata Hendri Satrio, dianggap mampu membantu Jokowi merealisasikan janji kampanye untuk periode 2019-2024.

Selain itu, dalam periode kedua menjabatnya, Jokowi ingin ada warisan (legacy) yang bisa dinikmati oleh masyarakat dan generasi mendatang.

Dari sinilah, menurut dia, akan bisa diprediksi siapa saja menteri yang akan dipertahankan Jokowi untuk jilid II pemerintahannya.

Lalu siapa saja ke-7 menteri itu?

1. Basuki Hadimuljono

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat diwawancarai awak media usai kegiatan dialog IKN di hotel Novotel Balikpapan.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat diwawancarai awak media usai kegiatan dialog IKN di hotel Novotel Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/ ZAINUL)

Hendri Satrio yakin sosok Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono akan kembali menduduki kursi yang sama pada periode pemerintahan Jokowi 2019-2024.

Karena sosok Basuki Hadimuljono, mampu secara cepat menterjemahkan visi dan misi serta keinginan Jokowi untuk membangun infrastruktur di Indonesia.

"Menteri Basuki akan dipertahankan. Karena bisa memberikan legacy itu," jelas Hendri Satrio.

2. Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan RI , Susi Pudjiastuti bersalaman dengan warga saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Berahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak , Jateng,Senin (29/7/2019)
Menteri Kelautan dan Perikanan RI , Susi Pudjiastuti bersalaman dengan warga saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Berahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak , Jateng,Senin (29/7/2019) ((ARI WIDODO))

Menurut dia, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti juga bisa dipertahankan Jokowi untuk masuk dalam skuad Kabinet Kerja Jilid II.

Sama seperti Menteri Basuki, Susi Pudjiastuti juga telah dan bisa memberikan kenangan khusus dalam mejaga wilayah maritim Indonesia.

"Menteri Susi kan memberikan legacy dia. Yakni meningkatkan produksi perikanan, kali pertamanya ada penenggelaman kapal," ucap Hendri Satrio.

3. Amran Sulaiman

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (TRIBUN KALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO)

Sosok lainnya yang layak dipertahankan Jokowi adalah Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Menteri Amran dia menilai, telah mampu bekerja luar biasa untuk memperjuangkan nasib petani dan ketersediaan pangan selama periode pertama pemerintahan Jokowi.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian)
"Menteri Amran juga memberikan legacy. Legacy ketahanan pangan dan macam-macam mengenai pertanian sudah dia lakukan," papar Hendri Satrio.

4. Bambang Brodjonegoro

Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro saat berada di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.
Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro saat berada di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. (Tribunkaltim.co/fachmi rachman)

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro akan tetap ada di susunan Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-KH Maruf Amin.

Mantan Menteri Keuangan itu, menurut dia, punya tugas dan sumbangsih luar biasa yang akan memberikan peninggalan bersejarah bagi bangsa ini, yakni terkait perpindahan ibukota negara.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyampaikan keterangan pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) siang. (Foto: JAY/Humas)
Selama ini terlihat peran aktif dari Bambang Brodjonegoro, dalam merencanakan dan menganalisa semua lokasi calon ibukota negara.

"Bambang Brodjonegoro termasuk yang dipertahankan. Ada planning pemindahan ibukota di tangannya," jelas Hendri Satrio.

5. Budi Karya Sumadi

Menhub Budi Karya Sumadi saat di Pelabuhan Merak, Banten, beberapa waktu lalu
Menhub Budi Karya Sumadi saat di Pelabuhan Merak, Banten, beberapa waktu lalu (KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO)

Menurut dia, sosok Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan tetap dipertahankan Jokowi untuk periode kedua pemerintahannya.

Seperti Menteri PUPR, Budai Karya kata dia, telah memberikan warisan tersendiri bagi bangsa ini khususnya terkait percepatan pembanguan transportasi di Indonesia.

Termasuk pembangunan dan revitalisasi bandara-bandara di daerah dan transportasi daring (online).

"Budi Karya Sumadi termasuk. Di zaman ini transportasi online ada dimana-mana," jelasnya.

6. Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani
Sri Mulyani (KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menurut dia, akan dipertahankan Jokowi untuk mengisi kabinet kerja Jilid II.

7. Retno Lestari Priansari Marsudi

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi ()

Dia melihat juga sosok Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi akan tetap berada di Kabinet Jokowi-KH Maruf Amin.

"Bu Retno keberhasilannya buat Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB lagi," jelasnya.

Pada tahun lalu, Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, setelah mendapatkan 144 suara di pertemuan Majelis Umum PBB.

Indonesia terpilih menjadi anggota DK PBB untuk masa jabatan 2019-2020.

Negara akan bergantian setiap bulannya pada tahun ini untuk menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan. Giliran tersebut diurutkan berdasarkan abjad bahasa Inggris masing-masing negara.

Indonesia mendapatkan kesempatan menjabat Presiden DK PBB mulai 1 Mei 2019.

3 Menteri Jokowi pamit

Sejumlah menteri menyampaikan pesan terakhir jelang berakhirnya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Bermula dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang pamit kepada pegawainya. Tjahjo pamit usai lantik pejabat di lingkungan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di kantor Kemendagri, Kamis (15/8/19).

Dilansir Kompas.com, Tjahjo memohon maaf bila ada hal-hal kurang berkenan selama bekerja hampir 5 tahun. Tjahjo mengaku pegang prinsip TNI dalam jalani hidupnya, yakni taat instruksi. Maka bila tak dipercaya lagi mengemban amanah untuk jadi menteri pada kabinet berikutnya, Tjahjo mengaku siap.

Ada pula Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang berpamitan. Menteri Susi sampaikan permintaan maaf pada awak media di kantornya, Senin (9/9/19). Susi mengaku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf. Ia juga mengucapkan terima kasih pada staf KKP yang selama ini membantunya.

Selain pada staf, Susi juga berpamitan pada anggota DPR saat raker dengan Komisi IV. Ia meminta maaf karena dirinya kerap keras kepala selama lima tahun memimpin KKP. Ia menyebut, hal itu dilakukan karena miliki obsesi perbaiki sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan juga berpamitan, Senin (9/9/19). Saat itu, Luhut sedang melakukan rapat kerja dengan badan anggaran DPR. Luhut berharap silaturahmi tetap berjalan meski perubahan terjadi, baik di pemerintahan maupun DPR.

Presiden Jokowi menyatakan sudah mengantongi nama-nama menteri yang ia pilih untuk membantunya pada periode kedua. Jokowi sebut, ada menteri yang bertahan di kabinet, tapi ada pula menteri yang harus pergi untuk tugas lain yang lebih tepat.

Selain Adian Napitupulu, Ini Tokoh dan Parpol yang Tak Ngebet jadi Menteri Jokowi, Satunya Gubernur

Peluang Gerindra Jadi Menteri Jokowi Disebut-sebut Terbuka, Inilah 4 Nama yang Pernah Mengemuka

Inilah Nama yang Mengemuka Jadi Pimpinan DPR RI, Ada Cuma Sempat 1 Tahun jadi Menteri Jokowi

Satunya Tinggalkan PR Penting, Inilah Daftar Menteri Jokowi yang Mundur Jelang Pelantikan Presiden

(*)

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved