Jumat, 24 April 2026

Berikut Daftar Pemimpin Dunia yang Bakal Hadir di Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Morrison juga akan mengikuti jejak sejumlah pendahulunya yang pernah menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia.

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Doan Pardede
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Maruf Amin (kanan) saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2019 di gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019). 

Pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden termasuk Operasi Mantap Brata.

Operasi ini akan berakhir pada Senin (21/10), sehari setelah acara pelantikan.

Semua personel gabungan akan fokus menjaga Jakarta, tempat penyelenggaraan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo mengimbau mahasiswa untuk tidak melakukan aksi demonstrasi saat hari pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Bambang Soesatyo beralasan acara pelantikan tersebut akan dihadiri oleh pemimpin- pemimpin dunia.

"Kami juga mengundang beberapa kepala negara untuk hadir menyaksikan dan mengikuti pelantikan presiden.

Jadi, kalau adik-adik mahasiswa demo, itu kurang elok bagi bangsa kita sendiri," ujar Bambang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Bambang Soesatyo berharap pelantikan presiden dan wakil presiden berlangsung lancar.

Tujuannya adalah menunjukkan Indonesia sebagai negara yang aman dan dapat menarik investor asing.

Menurut Bambang kekhidmatan pelantikan presiden dan wakil presiden akan menentukan masa depan perekonomian Indonesia.

"Kalau pelantikannya berlangsung khidmat, kemudian juga mendapat dukungan semua rakyat, kita harapkan investor dan pengusaha-pengusaha luar negeri akan masuk ke Indonesia tidak was-was," kata Bambang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani mengimbau masyarakat menjaga ketertiban saat acara pelantikan presiden dan wakil presiden.

Menurut Puan pelantikan presiden dan wakil presiden adalah amanat undang-undang dan konstitusi.

"Sudah sepatutnya, sebagai elemen bangsa, kita bisa menghargai hal tersebut, menjaga pelantikan presiden sesuai konstitusi dan undang-undang yang ada," ujar Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan sekretaris jenderal DPR dan MPR untuk persiapan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved