Korban Penikaman di Pantai Nipah-nipah Diotopsi, Polres Penajam Paser Utara Dalami Penyidikan
Korban yang meninggal dunia rencananya akan dilakukan otopsi guna mengetahui lebih dalam penyebab kematian korban sekaligus
Penulis: Aris Joni | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Korban Penikaman di Pantai Nipah-nipah Diotopsi, Polres Penajam Paser Utara Dalami Penyidikan
Polres Penajam Paser Utara (PPU) melakukan otopsi terhadap jasad Chandra (19) yang menjadi korban tewas akibat penikaman di Pantai Nipah-Nipah Kecamatam Penajam.
Hal itu diungkapkan langsung Kapolres PPU, AKBP Sabil Umar kepada awak media, Kamis, (10/10/2019).
• Setelah Program Serba Gratis Berjalan, Pemkab Penajam Paser Utara Fokus Jalankan Ini
• Polemik Internal Partai Demokrat Penajam Paser Utara, Akhirnya Jhon Kenedy jadi Ketua DPRD PPU
• Blanko e-KTP di Penajam Paser Utara Sisa 300 Lembar, Disdukcapil Siapkan Surat Keterangan
• Harus Merintis Hutan, Sulitnya Evakuasi Korban Tersambar Petir di Desa Telemow Penajam Paser Utara
Dikatakan Sabil, korban yang meninggal dunia rencananya akan dilakukan otopsi guna mengetahui lebih dalam penyebab kematian korban sekaligus bagian dari proses penyidikan atas kejadian penikaman tersebut.
"Korban kita akan otopsi terlebih dahulu," tuturnya.
Ia menjelaskan, otopsi akan dilakukan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan sekitar pukul 16.00 Wita dengan didampingi pihak rumah sakit dan kepolisian.
"Setelah kita otopsi baru kita tau berapa tusukan dan bagian mana saja yang luka," ujar Sabil.
Sabil menambahkan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu, (9/10/2019) sekitar pukul 23.30 Wita.
Dan korban meninggal dunia pada Kamis, (10/10/2019) sekitar pukul 01.00 Wita di Rumah Sakit Aji Putri Botung (RSAPB) PPU.
"Korban sempat dibawa ke rumah sakit," tutupnya.
Dua Pemuda di PPU Ditikam di Pantai Nipah-Nipah, Satu Luka Berat, Satu Meninggal
Diberitakan sebelumnya, peristiwa penikaman terhadap dua pemuda yakni Rian (18) dan Chandra (19) di Pantai Nipah-Nipah,
Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara kini tengah ditangani Sat Reskrim Polres PPU.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, (9/10/2019) sekitar pukul 23.00 Wita di Pantai Nipah-Nipah.
Saat kejadian, usai melakukan penikaman, pelaku melarikan diri ke Kota Balikpapan dan langsung dilakukan pengejaran oleh personel sat Reskrim Polres Balikpapan.
Kapolres PPU, AKBP Sabil Umar melalui Kasat Reskrim AKP Dian Puspitosari membenarkan kejadian penikaman terhadap dua pemuda yang mengakibatkan satu korban yakni Chandra meninggal dunia dan satu korban lainnya yaitu Rian mengalami luka berat.
"Iya benar, semalam ada penikaman di Pantai Nipah-Nipah, tapi sudah kita tangani," ujar Dian, Kamis (10/10/2019).
Saat ini ucap dia, pihaknya telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus penikaman tersebut.
Hanya saja cuma satu orang yang melakukan penikaman tersebut dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan.
"Ada tiga orang yang kita amankan setelah mereka kabur ke Balikpapan.
Tapi masih kita periksa, hanya satu saja pelaku penikamannya yang lain kita kenakan pasal pembawaan senjata tajam," tuturnya.
Dari hasil pengecekan kondisi korban, pada tubuh korban bernama Rian terdapat sat luka tusuk dibagian pinggang sebelah kiri.
Namun kondisi korban masih sadar.
Sedangkan, ditubuh Chandra terdapat satu luka tusukan dibagian perut yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Diketahui, kronologis kejadian, pada hari rabu (9/10/2019) sore hari saat terlapor yang saat ini sedang dalam lidik.
Korban selesai bermain bola di lapangan futsal yang terletak di Kilometer 3,5 Kelurahan Penajam Kecamatan Penajam.
Saat korban hendak pulang menggunakan sepeda motor yang dikendarainya, koban memainkan gas atau mengopel gas sepeda motor.
Dan saat itu terlapor tepat didekat korban mendengar suara dari knalpot motor tersebut.
Sehingga membuat terlapor emosi dan lagsung mendatangi korban.
Lalu mengajak korban ketemuan di Pantai Nipah-nipah.
Selanjutnya, sekira Pukul 23.00 wita korban dan terlapor bersama teman-teman yang masih diselediki jumlahnya ini bertemu di daerah Pantai Nipah-nipah.
Hingga terjadilah penikaman dengan mengunakan sajam terhadap korban.
"Saat ini ketiga orang sudah diamankan di Mapolres PPU," tutup AKP Dian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak dari sat Reskrim Polres PPU masih terus melakukan pemeriksaan terhadap tida orang yang diamankan tersebut.
• Kronologis 4 Warga Desa Telemow, Penajam Paser Utara Tersambar Petir Saat Berkebun
• Saka Bhayangkara Polres Penajam Paser Utara Gelar Pesona Alam Bhayangkara V
• Dini Hari Tadi, 21 Rumah Habis Dilahap Si Jago Merah di Jenebora Penajam Paser Utara
• Formasi CPNS Diumumkan Bulan Oktober, Pemkab Penajam Paser Utara Usulkan 1.000 CPNS
(*)